France (W) vs South Korea (W) Prediksi 5 September 2026
🏀 Prancis akan menjamu Korea Selatan dalam laga FIBA Women's World Cup. Kedua tim memulai turnamen ini dengan kemenangan meyakinkan atas Hungaria dan Nigeria, dan kini berambisi melanjutkan performa impresif mereka. Namun, perbedaan level antara kedua skuad terlalu mencolok, sehingga suporter Korea Selatan sebaiknya tidak berharap pada kejutan besar kali ini. Apalagi, kemenangan penting di laga sebelumnya sudah membuka jalan Korea Selatan menuju babak play-in. Akankah kita kembali menyaksikan kemenangan telak dari Prancis?
Head to Head
📊 Kedua tim nasional terakhir kali berjumpa pada Maret 2026 di babak kualifikasi Piala Dunia, ketika Prancis membungkam Korea Selatan dengan skor telak 89-62.
Statistik pertemuan langsung France (W) - South Korea (W)

Prancis Gambaran Tim
Tim putri Prancis membuka turnamen dengan kemenangan telak atas Hungaria (99-53). Mereka mengandalkan dominasi fisik, tekanan pertahanan agresif, serta eksekusi yang sangat efektif baik dari dua maupun tiga poin. Semua senjata andalan ini benar-benar berjalan mulus. Les Bleues tampil luar biasa dalam tembakan standar, mencatatkan akurasi 62,5% dari tripoin. Rotasi mendalam yang diisi center dan forward kelas atas dari EuroLeague dan WNBA membantu mereka mengontrol area paint (38 rebound melawan Hungaria) sekaligus menciptakan keunggulan mutlak di bawah ring. Trio andalan Malonga-Johannes-Williams menyumbang total 51 poin, masing-masing mencetak 17 angka. Prancis tampil sangat meyakinkan dan menunjukkan kesiapan mereka untuk bersaing dengan Amerika Serikat dalam perebutan gelar juara.
Hasil pertandingan: Prancis

Republik Korea Gambaran Tim
Korea Selatan juga membuka turnamen dengan kemenangan, menundukkan Nigeria 99-81. Tim ini mengusung gaya bola basket cepat dan penuh kombinasi, menekankan pergerakan bola (32 assist dalam satu laga) serta akurasi tinggi dari jarak jauh (menyelesaikan 50% tembakan tiga poin). Ji Hun Park tampil sebagai bintang utama dengan torehan 27 poin. Keunggulan utama Korea terletak pada kecepatan dan kemampuan menembak mereka, namun skuad ini sangat kekurangan postur dan kekuatan di bawah ring - hanya mencatat 29 rebound melawan Nigeria - yang membuat mereka rentan saat menghadapi tim-tim dengan fisik dan atletisitas tinggi. Kelemahan ini hampir pasti akan terlihat jelas saat bertemu Prancis yang dikenal tangguh secara fisik. Meski kecil kemungkinan Asia mengalami nasib seperti Hungaria yang kalah lebih dari 40 poin dari Prancis, untuk bersaing secara setara pun bakal jadi tantangan besar bagi Korea.
Hasil pertandingan: Republik Korea
⭐ Prediksi Redaksi
Meski Korea Selatan tampil impresif dalam urusan mencetak angka di laga pembuka, perbedaan kualitas dan postur fisik melawan salah satu tim papan atas Eropa akan menjadi penentu. Prancis bakal menutup ruang perimeter berkat keunggulan atletis para guard mereka, serta mendominasi perebutan rebound di kedua sisi lapangan. Di bawah tekanan fisik yang konstan, para pemain Korea Selatan diprediksi akan kesulitan menjaga akurasi tembakan seperti biasanya. Lini pertahanan Prancis yang solid hampir pasti tidak memberi kesempatan tim Asia ini untuk mengulangi produktivitas dari pertandingan pertama. Pilihan kami jatuh pada total poin individu Korea Selatan di bawah 65,5.