Italy vs Belgium Prediksi 25 September 2026
📢 Salah satu laga paling menarik di Matchday 1 Nations League akan digelar di Stadio Olimpico, Roma. Italia akan menjamu Belgia - skuad dengan kedalaman pemain yang impresif, namun masih minim prestasi di level internasional. Di sisi lain, Italia sendiri juga belum mampu tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Gli Azzurri sangat membutuhkan start positif di Nations League kali ini demi mulai mengembalikan kepercayaan para tifosi mereka.
🔁 Prediksi ini akan diperbarui pada hari pertandingan. Pantau terus bagian Berita Terbaru.
Italia tetap mendominasi laga mereka melawan Belgia
📊 Dalam beberapa tahun terakhir, kedua tim sudah bertemu enam kali, dengan Italia memegang keunggulan yang jelas: lima kemenangan dan satu hasil imbang. Terakhir kali mereka bersua pada musim gugur 2024, saat undian kembali menempatkan mereka di grup yang sama di ajang Nations League. Di Roma, Italia langsung unggul 2-0 namun harus bermain dengan sepuluh pemain sebelum turun minum, sehingga lawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, pada laga tandang, Italia berhasil membalas dengan kemenangan tipis 1-0.
Statistik pertemuan langsung Italy - Belgium

Mancini kembali memimpin reboot tim nasional Italia
Italia masih dianggap sebagai salah satu tim nasional papan atas dunia, status yang dibuktikan dengan catatan prestasi mereka: tujuh kali meraih medali di Piala Dunia, termasuk empat gelar juara, serta lima kali naik podium di Kejuaraan Eropa, di mana mereka dua kali menjadi kampiun. Raihan besar terakhir Italia juga belum lama berlalu - mereka menjuarai Euro 2020, dengan partai final yang digelar pada 2021.
Namun, di level dunia, performa Italia belakangan ini jauh dari harapan. Gli Azzurri gagal lolos ke tiga Piala Dunia berturut-turut, dan bahkan perluasan turnamen menjadi 48 tim tidak membantu nasib mereka. Di partai play-off final, Italia harus mengakui keunggulan Bosnia and Herzegovina - imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu dan tumbang 1-4 lewat adu penalti. Serangkaian hasil buruk ini membuat Italia terperosok hingga peringkat 15 dalam ranking FIFA. Roberto Mancini, arsitek sukses Italia di Euro 2020, kembali dipercaya sebagai pelatih kepala pada musim panas lalu dengan harapan ia mampu merombak skuad dan mengembalikan stabilitas performa tim setidaknya mendekati masa kejayaan mereka.
Petualangan Italia di UEFA Nations League sebelumnya berjalan naik turun. Pada fase grup, mereka mengumpulkan 13 poin dari total 18 yang tersedia dan finis sebagai runner-up hanya karena kalah selisih gol dari Prancis. Di babak perempat final, Italia harus mengakui keunggulan Jerman setelah kalah agregat tipis 4-5. Laga leg kedua sangat dramatis: Italia sempat tertinggal 0-3, namun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sebelum akhirnya gagal mencetak gol tambahan yang dibutuhkan untuk lolos.
Hasil pertandingan: Italia

Belgia mempercayakan Mark van Bommel untuk memimpin transisi generasi mereka
Berbeda dengan Italia, Belgia selalu berhasil lolos ke Piala Dunia, dan turnamen 2026 pun tidak menjadi pengecualian. Mereka bahkan melaju hingga perempat final, namun harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1-2 setelah kebobolan gol penentu pada menit ke-88. Secara keseluruhan, performa Belgia meninggalkan kesan yang campur aduk. Undian yang relatif menguntungkan turut membantu perjalanan mereka. Di babak grup, Belgia bersaing dengan Mesir, Iran, dan Selandia Baru-namun alih-alih meraih sembilan poin penuh seperti yang diprediksi, mereka hanya mengumpulkan lima poin. Satu-satunya kemenangan diraih atas Selandia Baru di laga terakhir dengan skor telak 5-1. Pada fase gugur, Belgia menyingkirkan Senegal 3-2 lewat perpanjangan waktu, lalu menundukkan Amerika Serikat 4-1-dua lawan yang jelas berada di bawah level Belgia.
Seperti halnya Italia, Belgia juga melakukan pergantian pelatih pada musim panas. Rudi Garcia mengambil alih skuad Belgia pada Februari 2025, membawa mereka lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 dan melaju hingga perempat final. Namun, selepas turnamen, federasi sepak bola Belgia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Prancis tersebut. Dalam pernyataan perpisahannya, Garcia mengaku puas dengan kinerjanya, tetapi kedua pihak sepakat sudah saatnya berpisah. Posisi Garcia kini diisi oleh pelatih asal Belanda, Mark van Bommel, yang menandatangani kontrak hingga akhir Euro 2028. Federasi berharap sang pelatih anyar mampu membawa stabilitas dan mengawal transisi generasi tanpa penurunan performa yang signifikan.
Kampanye Nations League sebelumnya, yang dijalani Belgia di bawah asuhan Domenico Tedesco, justru menjadi cerita berbeda-sebuah kegagalan yang nyata. Belgia hanya mengumpulkan empat poin di fase grup dan finis ketiga, unggul selisih gol tipis atas Israel. Hasil itu memaksa mereka menjalani play-off degradasi demi bertahan di League A. Bahkan di babak ini pun Belgia sempat kesulitan: mereka kalah 1-3 dari Ukraina pada leg pertama, namun mampu membalikkan keadaan di kandang sendiri dengan kemenangan 3-0. Ketiga gol tersebut tercipta hanya dalam rentang 16 menit antara menit ke-70 hingga ke-86.
Hasil pertandingan: Belgia
Berita terbaru
Italia
📌 Italia bersiap memulai Nations League dengan skuad yang cukup berbeda: setelah gagal lolos ke Piala Dunia, Roberto Mancini memanggil sembilan pemain debutan. Absennya Federico Chiesa dan Manuel Locatelli menjadi pukulan besar, karena keduanya masih dibekap cedera. Federico Dimarco awalnya masuk dalam daftar, namun harus meninggalkan pemusatan latihan lebih awal akibat cedera lutut yang belum pulih. Sebagai gantinya, Matteo Ruggeri dipanggil untuk mengisi slot tersebut. Bryan Cristante juga terpaksa mundur setelah pengumuman skuad karena mengalami masalah punggung.
🔁 Pembaruan - 25 September, 7:04 UTC:
- Menurut Football Italia, Mancini intens mengasah duet Moise Kean dan Francesco Pio Esposito dalam salah satu sesi latihan terbaru. Para analis tidak menutup kemungkinan Italia akan langsung menurunkan dua penyerang sejak menit pertama.
Belgia
❌ Belgia juga menghadapi sejumlah pemain absen. Thibaut Courtois tidak akan tampil atas keputusannya sendiri: sang penjaga gawang memilih untuk melewatkan ajang Nations League kali ini dan sementara waktu mundur dari tugas internasional, setelah mencapai kesepakatan dengan Marc van Bommel. Selain itu, Jérémy Doku dan Amadou Onana sama-sama menepi karena cedera, yang jelas melemahkan kekuatan utama skuad mereka.
🔁 Pembaruan - 25 September, 10:37 UTC:
- Leandro Trossard tidak berangkat bersama skuad ke Roma. Menurut laporan Walfoot, winger Belgia itu mengalami cedera pada tulang tumitnya. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak tim nasional bahwa ia telah meninggalkan skuad. Pemain sayap Beşiktaş ini masih berpeluang tampil di sisa laga siklus ini.
🔁 Pembaruan - 25 September, 10:47 UTC:
- Kiper cadangan utama Belgia yang paling mungkin tampil, Mike Penders, juga akan absen pada laga mendatang. Penjaga gawang Chelsea tersebut mengalami ketidaknyamanan pada otot paha depan, menurut SB Nation. Ia tetap berada di pusat latihan Belgia dan tidak ikut terbang ke Roma. Senne Lammens akan mengisi posisi penjaga gawang saat menghadapi Italia - satu-satunya kiper dalam skuad saat ini yang punya pengalaman tampil di level senior bersama tim nasional. Maarten Vandevoordt diperkirakan menjadi pilihan kedua, sedangkan Jari De Busser sebagai kiper ketiga.
Predicted Lineups
📋 Prediksi susunan pemain inti Italia: Donnarumma - Kayode, Mancini, Bastoni, Calafiori - Romano, Barella, Tonali - Zaniolo, Pio Esposito, Raspadori.
📋 Prediksi susunan pemain inti Belgia: Lammens - Castagne, De Winter, Debast, De Cuyper - Tielemans, Lavia - Godts, Lukebakio, De Bruyne - De Ketelaere.
⚽️ Prediksi Gol
Pada Piala Dunia 2026, laga-laga Belgia selalu menghadirkan banyak gol - opsi Both Teams to Score tercapai di 5 dari 6 pertandingan mereka di turnamen tersebut. Satu-satunya pengecualian terjadi saat melawan Iran (0:0). Italia yang tampil inkonsisten tampaknya sulit menjaga lini belakang tetap rapat selama 90 menit penuh, sementara mereka juga wajib mencetak gol di kandang sendiri. Kami memperkirakan kedua tim akan sama-sama mencetak gol. Odds: 1,68*.
🚩 Prediksi Sepak Pojok
Italia jarang mendapatkan banyak sepak pojok di ajang Nations League. Dalam 12 dari 14 laga terakhir mereka di kompetisi ini, Italia hanya mencatatkan kurang dari enam sepak pojok. Skenario serupa sangat mungkin terulang saat menghadapi Belgia: tim tamu tidak akan membiarkan tuan rumah terus-menerus menekan dan memaksa bola keluar lapangan. Kami menjagokan Total Sepak Pojok Italia - Di Bawah 5,5 dengan odds 1,59*.
🟨 Prediksi Kartu Kuning
Meski wasit di Piala Dunia 2026 diinstruksikan agar tidak terlalu mudah mengeluarkan kartu, para pemain Belgia kerap memaksa mereka untuk berubah sikap. Hanya saat melawan Selandia Baru dan Amerika Serikat Belgia tak mendapat kartu (0 kartu), karena mereka menang mudah dan jarang melakukan pelanggaran. Di empat laga lainnya, Belgia selalu mengoleksi minimal dua kartu setiap pertandingan (termasuk kartu kuning untuk pelatih kepala dan kartu merah saat melawan Iran). Kami mendukung Total Kartu Kuning Belgia - Lebih dari 1,5 dengan odds 1,69*.
🚀 Taruhan Statistik Pemain
Riccardo Calafiori mengawali musim ini dengan performa impresif dan sudah berkontribusi dalam beberapa gol timnya. Ia mencetak gol ke gawang Manchester City di Community Shield, lalu menyumbang assist saat melawan Coventry City dan Aston Villa. Golnya ke gawang Chelsea sempat dianulir karena offside. Bek ini kerap naik membantu serangan dan sedang dalam performa terbaik, sehingga layak dipertimbangkan untuk Riccardo Calafiori Mencetak Gol atau Assist pada odds 7,20*.
😱 Taruhan Berisiko
Beberapa pertandingan Belgia sering kali berakhir dengan skor besar. Di Piala Dunia 2026, tiga dari enam laga mereka menghasilkan minimal lima gol. Bagi yang menyukai tantangan, Total Gol - Lebih dari 4 patut dipertimbangkan pada odds 4,90*.
🎯 Taruhan Andal
Bagi yang lebih suka opsi aman, kami merekomendasikan Italia Mencetak Gol pada odds 1,22*. Italia jarang gagal mencetak gol - mereka sukses membobol gawang lawan di 17 dari 18 laga resmi terakhir.
👀 Jika Laga Tidak Sesuai Prediksi
Meskipun banyak indikator mengarah pada pertandingan terbuka dan produktif, hasil minim gol tetap mungkin terjadi. Ini merupakan laga perdana kedua tim di bawah pelatih baru, dan dalam waktu singkat para pemain mungkin belum sepenuhnya memahami instruksi staf pelatih anyar. Situasi itu bisa membuat jalannya pertandingan tidak sekoheren atau semulus yang diharapkan, terutama jika kedua tim memulai dengan hati-hati dan fokus pada organisasi pertahanan. Sebagai alternatif, Total Gol - Di Bawah 2,5 tersedia dengan odds 2,06*.
*Odds bersifat indikatif dan dapat berbeda di setiap bandar taruhan.
⭐️ Prediksi Editorial
Para bandar menempatkan Italia sebagai unggulan, namun bertaruh pada hasil akhir di laga ini tetap penuh risiko. Tuan rumah baru saja mengalami perubahan besar, sementara Belgia tidak kalah kuat dari segi kualitas skuad. Kedua tim pasti ingin mengawali kampanye Nations League dengan kemenangan, sehingga pertandingan berpotensi berjalan terbuka setelah gol pertama tercipta. Melihat fakta bahwa setidaknya tiga gol tercipta dalam 9 dari 10 laga terakhir Italia di Nations League, taruhan utama kami adalah Total Gol - Over 2.5. Prediksi skor: 2-2.
