Japan vs Uruguay Prediksi 24 September 2026
🔊 Laga di Miyagi menandai dimulainya era baru bagi kedua tim setelah Piala Dunia, namun situasinya sangat berbeda. Bagi Jepang, ini adalah langkah awal menuju Piala Asia 2027 di bawah arahan Hajime Moriyasu, yang tetap dipercaya memimpin setelah membawa timnya melaju hingga babak gugur pada Piala Dunia 2026. Sementara itu, bagi Uruguay, ini merupakan debut Diego Forlán sebagai pelatih kepala tim nasional. Legenda lini depan tersebut berambisi membangun tim yang mengedepankan penguasaan bola dan pressing agresif. Menarik untuk melihat bagaimana Charrúa tampil di laga tandang menghadapi salah satu tim nasional paling terorganisir di dunia.
🔁 Prediksi ini akan diperbarui jika ada kabar penting. Pantau terus menjelang kick-off.
Head to Head
📊 Satu-satunya laga resmi antara Jepang dan Uruguay terjadi di Copa América 2019, di mana Jepang tampil sebagai tim undangan. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada kesempatan tersebut, sementara pertemuan terakhir mereka pada 2023 juga berakhir imbang 1-1.
Statistik pertemuan langsung Japan - Uruguay

Jepang Gambaran Tim
Hajime Moriyasu tetap memimpin tim nasional Jepang setelah Piala Dunia, di mana Samurai Blue melaju hingga babak 32 besar sebelum akhirnya tersingkir oleh Brasil dengan skor 1-2 dalam laga yang sangat menegangkan. Prioritas utamanya, setelah menjabat sejak 2018, adalah mempersiapkan tim untuk tampil maksimal di Piala Asia, yang akan menjadi turnamen terakhirnya sebelum mengundurkan diri. Penggantinya sudah ditunjuk - pelatih tim muda, Go Oiwa, akan mengambil alih tongkat estafet.
Sebelum kekalahan dari Brasil di fase gugur Piala Dunia, Samurai Blue membukukan sepuluh pertandingan tanpa kekalahan dan berhasil menciptakan beberapa kejutan besar. Dalam rangkaian laga persahabatan tersebut, mereka sukses menundukkan Brasil 3-2 dan mengalahkan Inggris 1-0. Jepang tampil sangat solid di kandang sendiri, dengan meraih delapan kemenangan dari sembilan laga persahabatan terakhir yang mereka mainkan di rumah sendiri.
Hasil pertandingan: Jepang

Uruguay Gambaran Tim
Diego Forlán, pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Uruguay (112 gol), memulai karier kepelatihannya di tim nasional sebagai sosok legendaris, meski pengalamannya sebagai pelatih kepala masih minim. Terakhir kali Forlán menangani tim adalah saat memimpin Atenas dalam 12 pertandingan pada 2021. Penunjukan ini merupakan upaya federasi untuk membuka lembaran baru setelah kegagalan memalukan di Piala Dunia 2026, di mana Charrúa tersingkir di bawah asuhan Marcelo Bielsa.
Forlán sudah memaparkan filosofi permainannya: penguasaan bola, transisi cepat, dan pressing agresif - namun menerapkan konsep itu pada laga debut melawan Jepang yang terorganisir jelas bukan tantangan mudah. Kemenangan terakhir Uruguay terjadi pada Oktober tahun lalu, saat menghadapi Uzbekistan. Sejak saat itu, La Celeste tampil dalam tujuh laga, meraih lima hasil imbang dan dua kali kalah. Dalam periode tersebut, mereka hanya sekali berhasil mencetak lebih dari dua gol.
Hasil pertandingan: Uruguay
Berita terbaru
Jepang
🚫 Takehiro Tomiyasu dari Crystal Palace dipastikan absen dari pemusatan latihan karena cedera betis. Kaoru Mitoma (Brighton), yang sudah cukup lama menepi, juga tidak dipanggil. Tomoya Ando (St Pauli) tidak bisa tampil akibat nyeri punggung bawah yang dialaminya jelang laga - ia tetap berada di hotel di Chiba. Penjaga gawang Zion Suzuki (Aston Villa) mengalami nyeri di sisi kiri tubuhnya dan berlatih secara terpisah, sehingga keterlibatannya masih diragukan.
🎙 Hajime Moriyasu menyatakan bahwa starting XI akan didominasi oleh pemain yang sudah bergabung dengan skuad sejak Senin, sementara pemain yang datang belakangan - Kamada, Kubo, Ueda, dan Ito - kemungkinan besar akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Uruguay
❌ Uruguay kehilangan pemain terbesarnya, sang kapten Federico Valverde dari Real Madrid, yang absen sepanjang tur Asia akibat cedera pergelangan kaki. Lini tengah pun kehilangan motor penggeraknya. Selain itu, Sergio Rochet, Manuel Ugarte, dan Nicolás de la Cruz juga harus menepi karena cedera. Agustín Cannobio dicoret dari skuad atas keputusan pelatih kepala. Luis Suárez juga tidak akan tampil membela Uruguay dalam laga-laga mendatang.
✔ Di lini serang, harapan bertumpu pada Darwin Núñez yang kini memperkuat Al Diriyah di Arab Saudi, Giorgian de Arrascaeta dari Flamengo, serta Facundo Pellistri yang bermain untuk Panathinaikos. Sementara itu, sosok kunci di lini belakang adalah Ronald Araújo, yang menemukan kembali performa terbaiknya bersama Liverpool.
🔁 Pembaruan - 24 September, 5:33 UTC:
- Emiliano Martínez menggantikan posisi Federico Valverde di dalam skuad. Gelandang ini telah mencatatkan 10 penampilan bersama Uruguay. Musim ini, ia sudah tampil 30 kali untuk Palmeiras, namun belum mencetak gol maupun assist.
🟨 Prediksi Kartu Kuning
Pertandingan persahabatan yang melibatkan tim nasional yang baru memulai era di bawah pelatih anyar biasanya diwarnai duel sengit di lini tengah. Jepang dikenal sebagai tim yang disiplin, sementara Uruguay membawa karakter khas Amerika Selatan-fouls dan duel fisik menjadi bagian dari permainan mereka. Dalam sepuluh laga terakhir, Uruguay rata-rata menghasilkan empat kartu kuning per pertandingan. Dengan demikian, taruhan pada Total Kartu - Lebih dari 2.5 Kartu Kuning di angka 2.00* terasa masuk akal, meskipun ini hanya laga uji coba.
⚽ Prediksi Gol
Kedua tim sedang dalam masa transisi, namun potensi serangan mereka tetap tinggi. Jepang sudah membuktikan di Piala Dunia bahwa mereka mampu mencetak gol dengan mudah. Uruguay, yang mengandalkan Núñez di lini depan serta kreativitas de Arrascaeta, tetap berbahaya meski tanpa Valverde. Hasil di bawah asuhan Bielsa memang kurang memuaskan, namun perubahan pelatih diyakini membawa dampak positif. Dalam pertemuan head-to-head selama satu dekade terakhir, kedua tim selalu saling membobol gawang lawan, dan tren itu diprediksi berlanjut di sini. Pilihan taruhan Kedua Tim Mencetak Gol - Ya di 1.95* patut dipertimbangkan.
🚩 Prediksi Sepak Pojok
Pada 6 dari 7 laga tandang persahabatan terakhir Uruguay, jumlah Total Sepak Pojok - Di Bawah 8.5. Tim Amerika Selatan ini cenderung tidak menciptakan banyak sepak pojok saat bermain di luar kandang, sekaligus mampu membatasi lawan dalam aspek ini. Sementara itu, Jepang hanya mencatat rata-rata 3,6 sepak pojok per laga dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka. Tidak ada alasan kuat untuk meyakini tren Uruguay akan berubah kali ini. Kami mendukung pasar ini dengan odds 1.82*.
*Odds bersifat indikatif dan dapat berbeda antar bandar taruhan.
⭐️ Prediksi Editorial
Ini adalah laga antara dua tim yang tengah memulai era baru. Dalam pertandingan seperti ini, hasil akhir kerap bukan menjadi prioritas utama. Uruguay memasuki era Forlán, dan laga perdana sang legenda lebih menjadi ajang uji coba ide-ide kepelatihannya ketimbang laga yang harus dimenangkan. Jepang punya keuntungan tampil di kandang sendiri dan skuad yang lebih stabil, sehingga mereka diunggulkan meski kehilangan beberapa pemain inti. Prediksi kami, tuan rumah meraih kemenangan 3-1. Pilihan utama taruhan adalah Total Gol Tim Jepang - Lebih dari 1,5 gol. Samurai Biru berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam 8 dari 9 laga persahabatan kandang terakhir mereka.
