Everton vs Crystal Palace Prediksi 22 Agustus 2026
🔊 Inilah English Premier League. Pekan pembuka musim ini mempertemukan The Toffees dan The Eagles. Dua tim yang tengah membangun ulang skuad mereka akan saling berhadapan: Everton kini tampil lebih segar berkat pendekatan pragmatis David Moyes, sementara juara bertahan Conference League, Crystal Palace, datang ke Liverpool dengan gaya sepak bola kombinasi yang diusung pelatih anyar asal Prancis, Pierre Sage. Ada cerita menarik lainnya: dua winger bintang, Dwight McNeil dan Brennan Johnson, akan melawan mantan klub mereka masing-masing untuk pertama kalinya setelah transfer tukar menukar yang cukup menyita perhatian musim panas lalu.
Head to Head
📊 Ini akan menjadi pertemuan ke-36 antara kedua tim. Everton sudah mengantongi 17 kemenangan, sementara Crystal Palace hanya meraih enam kemenangan. Dalam sepuluh laga head-to-head terakhir, Palace belum sekalipun menang - Everton meraih enam kemenangan dan empat laga lainnya berakhir imbang. Rata-rata, Everton mencetak 1,57 gol per pertandingan dalam duel ini, sedangkan Palace mencatatkan rata-rata 1,06 gol.
Statistik pertemuan langsung Everton - Crystal Palace

Everton Gambaran Tim
David Moyes, pelatih berpengalaman yang kembali ke klub musim lalu dan berhasil menyelamatkan mereka dari degradasi, mendapat dukungan penuh dari pemilik baru untuk musim ini. Ekspektasinya jelas: kemajuan signifikan dan dorongan menuju kompetisi Eropa. Moyes tetap mengandalkan fondasi pertahanan yang kokoh, namun di pra-musim ia mengejutkan banyak pihak dengan memberi kesempatan kepada banyak pemain muda dan beralih ke skema 4-3-3 yang lebih dinamis. Fokus utama tetap pada soliditas lini belakang, serangan balik cepat melalui sayap, serta memaksimalkan peluang dari bola mati.
Dengan perombakan besar-besaran di lini tengah, Everton diprediksi akan tampil lebih progresif dan menekan tinggi sejak awal laga. Dewan direksi memberikan Moyes anggaran besar untuk memperbaiki sektor-sektor bermasalah dalam skuad. Idrissa Gueye dan Seamus Coleman telah hengkang, sementara winger Dwight McNeil bergabung dengan Crystal Palace dalam kesepakatan yang membawa Brennan Johnson ke Goodison Park.
Pemain-pemain baru yang merapat ke Everton antara lain Merlin Röhl, Tyriek George, Brennan Johnson, Hayden Hackney, dan Christian Nørgaard. Skuad Everton membangun momentum positif selama pra-musim, termasuk kemenangan meyakinkan 3-1 atas Newcastle. Pada laga uji coba terakhir, Everton bermain imbang 1-1 melawan Lille dari Prancis, memperlihatkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin sepanjang pertandingan.
Hasil pertandingan: Everton

Crystal Palace Gambaran Tim
Klub ini memasuki musim baru sebagai juara bertahan Conference League. Setelah meraih trofi Eropa bersejarah itu musim semi lalu, mereka menjalani musim panas yang penuh dinamika: arsitek kemenangan tersebut, Oliver Glasner, hengkang ke Nottingham, sementara salah satu pelatih dengan visi taktik paling menarik di sepak bola Prancis, Pierre Sage, dikontrak selama tiga tahun. Musim lalu, Sage mencatat prestasi luar biasa bersama Lens, membawa mereka menjuarai Coupe de France dan finis di posisi kedua Ligue 1 untuk memastikan tiket ke Liga Champions. Sage dikenal mengusung sistem fleksibel yang berpusat pada penguasaan bola, permainan posisi yang cerdas, serta pressing traps di lini tengah.
Sepanjang bursa transfer musim panas, Brennan Johnson dan Maxence Lacroix meninggalkan klub. Takehiro Tomiyasu dan Oscar Mingueza bergabung sebagai pemain bebas transfer, Dwight McNeil didatangkan sebagai bagian dari kesepakatan transfer Johnson, sementara klub juga merekrut Xavier Gozo dan Anan Halaibi. Hasil pramusim terbilang beragam: kekalahan telak dari Freiburg dan Lens (masing-masing 0-3), kemenangan atas Fulham (2-1), serta hasil positif melawan Al-Ula (3-1).
Hasil pertandingan: Crystal Palace
⚽ Prediksi Gol
Manajer Everton dikenal sebagai pelatih yang sangat menekankan soliditas pertahanan. Moyes selalu membangun timnya dari lini belakang, dan pada laga kandang pertama musim ini, pendekatan blok rendah yang rapat hampir pasti akan diterapkan. Laga pembuka musim umumnya berlangsung hati-hati, dengan kedua tim cenderung menghindari kesalahan fatal. Setelah kehilangan bek andalan Maxance Lacroix yang hijrah ke Chelsea, Pierre Sage juga punya alasan kuat untuk tampil lebih konservatif di lini belakang.
Crystal Palace kemungkinan besar tidak akan terlalu agresif dalam menyerang, dan karakter pragmatis laga ini tidak mendukung tim tamu untuk mencetak banyak gol. Palace hanya mampu mencetak maksimal satu gol dalam 11 dari 12 pertemuan tandang terakhir kontra Everton. Saya merekomendasikan Total Gol Crystal Palace - Di Bawah 1.5 dengan odds 1.4*.
🚩 Prediksi Sepak Pojok
Sepak pojok merupakan senjata utama Everton. The Toffees secara sengaja membangun serangan untuk menciptakan peluang bola mati. Mereka akan berupaya keras mendapatkan sepak pojok demi menekan lini belakang Palace yang kini rapuh usai kepergian Lacroix. Sage masih meracik komposisi pertahanannya, dan di laga tandang, timnya pasti bermain ekstra hati-hati serta menghindari risiko di area sendiri. Para bek Palace lebih memilih mengamankan sepak pojok ketimbang memaksakan umpan berisiko di bawah tekanan. Total Sepak Pojok - Lebih dari 9.5 pada odds 1.76* layak dipertimbangkan di sini.
🟨 Prediksi Kartu Kuning
Laga ini akan dipimpin oleh Paul Tierney. Ia dikenal sebagai wasit tegas yang rata-rata mengeluarkan sekitar 3,8-4,2 kartu kuning per pertandingan. Selain itu, regulasi baru untuk musim 2026/27 menginstruksikan wasit untuk lebih ketat menindak pemborosan waktu dan protes sejak pekan-pekan awal. Hal ini berpotensi memunculkan sejumlah kartu kuning akibat perilaku tidak sportif. Faktor kelelahan di babak kedua juga akan berpengaruh, ketika para bek mulai kesulitan mengawal pergerakan lawan sehingga terjadi pelanggaran-pelanggaran taktis dan kartu kuning tak terhindarkan. Total Kartu Kuning - Lebih dari 2.5 pada odds 1.4* menjadi pilihan yang cukup meyakinkan.
*Odds bersifat perkiraan dan dapat berbeda di tiap bandar taruhan.
⭐️Pilihan Editor
Bagi pelatih anyar asal Prancis Crystal Palace, laga tandang ke Liverpool ini menjadi debut resminya di Premier League. Setelah menjual bek andalan mereka ke Chelsea, Sàge tidak punya ruang untuk mengambil risiko di lini belakang. Strateginya kemungkinan akan berfokus pada penguasaan bola yang steril dan tempo lambat di lini tengah, demi meredam intensitas permainan dan meminimalisir peluang bersih di kedua sisi. Di pekan-pekan awal musim, para manajer Premier League sangat berhati-hati agar tidak menelan kekalahan di laga perdana. Jika salah satu tim mencetak gol lebih dulu, mereka hampir pasti akan bermain bertahan untuk menjaga keunggulan ketimbang terus menekan. Laga dengan tiga gol atau lebih terasa sangat kecil kemungkinannya. Karena itu, kami menjagokan Total Gol - Di Bawah 2,5. Prediksi skor: 1-0.
