Torino vs Asd Alcione Milano Prediksi 22 Juli 2026
🔊 Torino mengambil langkah santai dalam rangkaian laga uji coba pramusim mereka. Pertandingan melawan Alcione Milan, klub dari Serie C Italia, tidak membawa ekspektasi besar. Bagi tim asal Turin, yang terpenting adalah memasuki pramusim tanpa tekanan atau target khusus. Namun, situasinya berbeda bagi tim tamu - motivasi mereka dipastikan memuncak, karena jarang sekali mereka mendapat kesempatan menghadapi klub dari kasta tertinggi sepak bola Italia.
Head to Head
📊 Kedua tim ini belum pernah bertemu sebelumnya.
Statistik pertemuan langsung Torino - Asd Alcione Milano

Torino Gambaran Tim
Torino memasuki laga pramusim perdana mereka dengan tujuan membangun ritme permainan. Secara historis, manajemen klub Turin selalu memilih lawan-lawan awal yang memungkinkan tim untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan dan sentuhan bola di lapangan. Musim panas lalu, mereka membuka pramusim dengan duel melawan Ingolstadt yang berakhir imbang 1-1, sementara dua tahun lalu mereka menghadapi Real Vicenza dan menang telak 4-0. Namun, kemenangan besar bukanlah ciri khas Torino. Faktanya, sudah 28 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi laga Torino selalu berakhir dengan total maksimal empat gol.
Hasil pertandingan: Torino

Asd Alcione Milano Gambaran Tim
Alcione Milan akan menjalani laga pramusim perdana mereka dengan misi memberikan perlawanan sengit kepada Torino. Dan harus diakui, mereka punya kapasitas untuk itu. Target minimalnya adalah menjaga gawang agar tidak kebobolan banyak gol, sementara target maksimalnya tentu saja menghindari kekalahan. Meski misi kedua tampak cukup berat, Alcione Milan dari Serie C dinilai cukup mampu memenuhi target pertama. Menariknya, Alcione Milan memang jarang berhadapan dengan lawan yang jauh lebih kuat, namun mereka selalu tampil penuh semangat saat diberi kesempatan. Dalam satu tahun terakhir, mereka memang menelan kekalahan dari Monza (0-2) dan Reggina (0-2). Namun catatan impresifnya, Alcione Milan belum pernah kebobolan lebih dari tiga gol dalam 57 pertandingan terakhir. Memang, sebagian besar lawan mereka berasal dari divisi ketiga dan keempat Italia, namun menjaga konsistensi pertahanan tetap bukan perkara mudah, bahkan di hari-hari yang kurang baik.