Netherlands vs Sweden Prediksi 20 Juni 2026
🔊 Swedia berhasil memanfaatkan kesalahan dari dua unggulan utama Grup F untuk merebut posisi teratas. Dua laga berikutnya akan mempertemukan mereka dengan Belanda dan Jepang. Sekilas, Swedia tidak menunjukkan performa luar biasa saat menghadapi Tunisia, namun mereka sangat piawai memanfaatkan kelengahan dan kesalahan lawan. Sementara itu, Belanda tampil kurang meyakinkan di menit-menit akhir saat bersua Jepang. Apakah Koeman dan skuadnya mampu mengambil pelajaran dari penampilan sebelumnya?
Head to Head
📊 Sepanjang abad ke-21, kedua tim ini sudah lima kali saling berhadapan di ajang resmi FIFA dan UEFA: dua kali di babak kualifikasi Piala Dunia dan sekali di perempat final Euro 2004, di mana Belanda lolos lewat adu penalti. Swedia baru meraih satu kemenangan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, namun mereka mampu mencetak gol di tiga laga.
Statistik H2H Pertandingan dan Hasil Tim Sebelumnya

Belanda Gambaran Tim
Setelah hasil imbang melawan Jepang, peluang Belanda untuk finis di puncak Grup F pun wajar saja menurun - dari sekitar 1.4 menjadi 1.9. Absennya Xavi Simons yang terus berlanjut semakin menyoroti kesulitan kreativitas mereka. Tanpa sang playmaker andalan, Koeman tetap bertahan dengan formasi 4-3-3, seperti yang terlihat pada dua laga uji coba terakhir. Namun, dalam skema ini, De Oranje belum pernah mencetak lebih dari dua gol di laga-laga teranyar mereka.
Berbicara soal duel melawan Jepang, justru ketangguhan dan determinasi Samurai Biru yang lebih menonjol dibandingkan permainan menusuk dari Oranje, yang distribusi bolanya kurang tajam. Meski menguasai 60% penguasaan bola, pasukan Koeman hanya mampu melepaskan jumlah tembakan yang sama dengan lawan (masing-masing 10). Menjelang akhir laga, unggul 2-1, Belanda beralih ke formasi tiga bek demi mengamankan kemenangan - namun perubahan defensif itu tak membuahkan hasil, karena mereka kebobolan gol penyeimbang di menit ke-88 dan harus puas berbagi angka 2-2.
Hasil pertandingan: Belanda

Swedia Gambaran Tim
Menjelang putaran pembuka Piala Dunia, Swedia sama sekali tidak dianggap sebagai unggulan utama di Grup F. Namun, setelah kemenangan telak 5-1 atas Tunisia, peluang Swedia untuk finis teratas di grup langsung merosot dari 5,0 menjadi sekitar 2,0-2,5. Sebelumnya, hanya sedikit yang meragukan kans Swedia untuk melaju ke babak gugur (dengan odds mendekati 1,9), tapi kini para bandar menempatkan peluang mereka lolos di kisaran 1,10-1,15 saja. Lonjakan ini sebagian besar dipicu oleh selisih gol +4 yang sangat nyaman-faktor yang bisa jadi penentu bahkan jika Swedia harus finis ketiga di grup.
Melawan Tunisia, Swedia langsung mengambil inisiatif sejak awal laga dan membuka skor di menit ke-7. Setelah unggul cepat, pasukan Graham Potter terus mendominasi jalannya pertandingan dan baru menurunkan tempo setelah menggandakan keunggulan setengah jam kemudian-momen yang berhasil dimanfaatkan Tunisia untuk memperkecil ketinggalan. Namun di babak kedua, dominasi sepenuhnya milik wakil Skandinavia: umpan-umpan panjang terus mengalir ke Gyökeres dan Isak, yang keduanya mencatatkan nama di papan skor. Meskipun penguasaan bola hampir berimbang (51% berbanding 49% untuk Afrika), Swedia tetap mampu mengunci kemenangan dengan skor meyakinkan.
Hasil pertandingan: Swedia
Berita terbaru
Belanda
🎙 Pelatih kepala Belanda, Ronald Koeman, membagikan pandangannya usai hasil imbang melawan Jepang, sekaligus menilai performa Samurai Biru. “Di Belanda, kami kerap berpikir bisa mengalahkan siapa pun dengan mudah. Namun, Jepang punya tim berkualitas. Kadang, Anda juga butuh sedikit keberuntungan. Sundulan dari pemain Jepang itu bisa saja melebar, tapi malah membentur pemain lain dan berubah arah. Tidak semua hal bisa kita cegah. Tentu saja, kami ingin membuka turnamen dengan kemenangan, tapi melihat bagaimana laga berlangsung, kami tetap bisa puas,” ujar Koeman.
❌ Belanda menyelesaikan laga pembuka tanpa cedera apa pun, namun mereka harus menerima tiga kartu kuning. Memphis Depay, Micky van de Ven, dan Crysencio Summerville kini terancam absen di laga terakhir fase grup jika kembali menerima kartu kuning.
Swedia
🎙 Pelatih kepala Swedia membagikan pandangannya usai kemenangan atas Tunisia: “Itu luar biasa. Mencetak lima gol adalah sesuatu yang spesial, meski kami sebetulnya bisa menambah pundi-pundi gol. Semua pujian layak diberikan kepada para pemain atas penampilan gemilang mereka. Tunisia mampu mencetak gol dari situasi yang tidak terduga-hal semacam ini memang sering terjadi di sepak bola. Para pemain tetap tenang dan terus menekan pertahanan lawan, dan itu sangat penting bagi kami,” ungkap Graham Potter.
❌ Swedia berhasil menghindari kartu kuning dalam laga pembuka fase grup, namun tidak sepenuhnya lolos dari masalah cedera. Bek Gabriel Gudmundsson merasakan ketidaknyamanan pada menit ke-65. Kabar mengenai cedera hamstring yang kambuh cepat beredar usai pertandingan, tetapi Graham Potter menepis kekhawatiran serius dan memastikan cedera tersebut hanya bersifat ringan.
Prediksi Susunan Pemain
📃 Prediksi starting XI Belanda: Verbruggen - van de Ven, Van Dijk, van Hecke, Dumfries - Reijnders, de Jong, Gravenberch - Gakpo, Malen, Summerville
📃 Prediksi starting XI Swedia: Nordfeldt - Lindelöf, Hien, Lagerbielke - Carlström - Gudmundsson, Ayari, Nygren, Bernhardsson - Gyökeres, Isak
🟨 Prediksi Kartu Kuning
Belanda kesulitan menghadapi pertahanan rapat Jepang dan serangan balik mereka yang tajam. Meski sempat diprediksi Oranje akan memaksa lawan menerima kartu, justru mereka sendiri yang mengoleksi tiga kartu kuning. Kini, melawan tim Skandinavia yang kuat secara fisik dan cenderung pragmatis, tantangan tidak akan berkurang. Swedia bakal mengeksploitasi sisi sayap dan melepaskan umpan panjang ke area Belanda, dengan banyak duel fisik yang diperkirakan terjadi. Karena itu, taruhan Belanda lebih dari 1,5 kartu kuning tampak sebagai prediksi yang solid. Pasaran ini menawarkan odds menarik di angka 1.85*.
⚽️ Prediksi Gol
Belanda belum sekali pun mencatatkan clean sheet di 2026. Saat melawan Jepang, Ronald Koeman sempat memasang tiga bek di akhir laga, namun itu pun belum cukup untuk mengamankan poin penuh. Nathan Aké jelas bukan Matthijs de Ligt, dan jangan lupakan Stefan de Vrij yang berpengalaman juga absen dari skuad Piala Dunia.
Swedia punya lini depan berkualitas tinggi, dan keputusan Graham Potter memasangkan Isak dengan Gyökeres di depan mulai menuai hasil. Lawan kali ini jelas lebih berat dibanding Tunisia, tapi seperti disebutkan sebelumnya, pertahanan Belanda masih jauh dari kata solid. Odds untuk Swedia mencetak gol sangat menggoda di angka 1.58*.
🚩 Prediksi Sepak Pojok
Swedia asuhan Graham Potter bukan tipe tim yang mengandalkan build-up rumit. Pelatih asal Inggris ini tidak ragu menerapkan gaya bermain langsung dan fisikal-melepas bola ke depan serta bertumpu pada duel udara. Dengan dua penyerang murni di lini depan, Swedia sangat berpotensi menciptakan ancaman dari situasi bola mati dan peluang di udara. Mereka diprediksi akan mengikuti pola Jepang dan mengumpulkan banyak sepak pojok. Mendukung Swedia lebih dari 3,5 sepak pojok pada odds 2.04* layak dipertimbangkan.
🚀 Taruhan Statistik Pemain
Untuk taruhan individu, sorotan biasanya tertuju pada para penyerang. Namun bagi Belanda, tidak satu pun striker murni mereka mampu mencetak gol sejak babak kualifikasi Piala Dunia.
Swedia jauh lebih menjanjikan dalam hal ini, apalagi dengan dua penyerang di depan. Viktor Gyökeres tampil lebih konsisten ketimbang Alexander Isak sepanjang musim klub, meski keduanya sama-sama mencetak gol di laga pembuka Swedia di Piala Dunia. Jika Potter memilih formasi lebih konservatif dengan satu striker, Gyökeres tetap menjadi kandidat terkuat untuk mencetak gol-pasang dia untuk mencetak gol kapan saja di odds 3.15*.
😱 Taruhan Berisiko
Mengacu pada pola gol Belanda belakangan ini, mereka kerap mencetak gol dari lini kedua. Motor kreativitasnya adalah gelandang Reijnders serta bek van Dijk. Meski peran van Dijk di Liverpool membuatnya jarang maju ke depan, faktanya dia justru menjadi pencetak gol terbanyak Belanda selama kualifikasi dan Piala Dunia sebelumnya-empat gol dalam 13 laga. Bagi yang mengincar odds besar, Virgil van Dijk mencetak gol ada di angka 7.4*.
🎯 Taruhan Aman
Berdasarkan performa di laga uji coba terakhir dan penampilan perdana mereka di turnamen ini, mengharapkan pesta gol dari Belanda tampaknya kurang realistis. Masalah cedera di lini depan dan performa inkonsisten para striker memaksa Koeman bereksperimen dengan pemain yang tak biasa bermain sebagai penyerang. Hal ini berdampak pada produktivitas: sejak babak akhir kualifikasi Piala Dunia, Oranje hanya sekali mencetak lebih dari dua gol dalam enam pertandingan terakhirnya. Pilihan paling logis adalah Belanda di bawah 2,5 gol pada odds 1.3*.
👀 Jika Laga Tidak Sesuai Prediksi
Mengingat performa Belanda yang kurang meyakinkan dan start impresif Swedia, kemenangan Swedia sangat masuk akal. Peluang mereka untuk memuncaki Grup F pun kini semakin terbuka setelah kemenangan telak atas Tunisia-dan sulit membayangkan tim lain bisa meraih hasil serupa saat bertemu wakil Afrika tersebut. Swedia kini benar-benar layak disebut kandidat kuat lolos langsung, dan jika mereka mampu menjaga momentum, tiga poin di laga ini bukan hal mustahil. Prediksi: Swedia menang dengan odds 5.1*.
*Odds bersifat indikatif dan dapat berbeda di tiap bandar.
Prediksi Editor
Belanda tak lagi menjadi favorit mutlak saat menghadapi Swedia. Di bawah asuhan Ronald Koeman, De Oranje hanya benar-benar bisa mengincar rekor sempurna di grup ini ketika melawan Tunisia yang kini tanpa pelatih kepala. Sementara itu, Swedia tampil segar berkat kecerdasan taktik Graham Potter: seperti yang terlihat sejak kedatangannya di babak play-off Piala Dunia, tim ini menunjukkan performa impresif - dan formasi dua penyerang barunya berjalan sangat efektif. Tidak mengherankan, mengingat lini depan Swedia memiliki nilai pasar gabungan hingga €150 juta.
Belanda memang tidak punya daya gedor sebesar itu, tetapi para playmaker yang bermain lebih dalam tetap piawai menciptakan peluang, dan kualitas serta pengalaman skuad membuat mereka tetap melakoni tiap laga grup sebagai unggulan. Namun, hasil imbang seperti 1-1 sangat mungkin terjadi, apalagi jika Belanda kembali memilih bertahan setelah unggul lebih dulu. Pilihan taruhan yang paling masuk akal di sini adalah kedua tim mencetak gol (ya).
