Juventus vs Milan Prediksi
🔊 Apakah Juventus akan bermain imbang sekali lagi? Dalam 13 dari 20 pertandingan Serie A yang melibatkan "Nyonya Tua," pemenang tidak dapat ditentukan. Namun, perlu dicatat bahwa Juventus dan Milan bertemu sebelumnya pada bulan Januari di Piala Super Italia, di mana "Rossoneri" menang 2-1. Dalam situasi ini, kami akan mencoba menganalisis semua detail untuk memberikan prediksi yang akurat untuk pertandingan mendatang di Allianz Stadium.
📊 Head-to-Head
Dalam pertemuan head-to-head, Juventus memiliki keunggulan yang jelas dalam hasil. Dari 50 pertandingan, "Nyonya Tua" meraih 27 kemenangan, sementara Milan hanya lebih unggul dalam 11 kesempatan. Namun, baru-baru ini, tim Turin mengalami kesulitan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam hanya 1 dari 10 pertandingan, Juventus merayakan kemenangan, dan pada tanggal 3 Januari, di semifinal Piala Super Italia, mereka bahkan menderita kekalahan dengan skor 1-2.
⚫ Juventus
Waktu berubah, tetapi Juventus tetap sama. Tim ini terus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di musim Serie A saat ini; namun, ada beberapa nuansa: mereka sering mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang dan hanya menempati posisi kelima dalam klasemen. Pertandingan terakhir melawan Atalanta, yang berlangsung pada 14 Januari, berakhir dengan hasil yang sangat dapat diprediksi (1-1). Namun, dalam hal permainan, "Nyonya Tua" secara nyata mengungguli lawan mereka. Meskipun pertandingan diadakan di Bergamo dan Atalanta berada dalam persaingan kejuaraan, Juventus menunjukkan lebih banyak aktivitas dalam menciptakan momen berbahaya (1.73-1.39 dalam xG, 9-6 dalam tembakan ke gawang, 3-2 dalam peluang mencetak gol). Untuk pertandingan mendatang, Thiago Motta tidak akan bisa mengandalkan 5 pemain, termasuk Dusan Vlahovic dan Francisco Conceição.
🔴 Milan
7 - itulah berapa banyak pertandingan berturut-turut Milan tidak kalah. Di bawah kepemimpinan Sergio Conceição, "Rossoneri" bermain jauh lebih percaya diri baik dalam serangan maupun pertahanan, tidak termasuk gol-gol acak melawan mereka. Dalam pertandingan terakhir mereka, tim berhasil mengamankan kemenangan tandang atas Como yang kuat (2-1), yang telah menyulitkan hampir semua raksasa kejuaraan Italia. Theo Hernandez berada dalam performa yang sangat baik, menjadi bek pencetak gol terbanyak Milan (30), melampaui legenda Paolo Maldini. Mengenai pertandingan mendatang, 6 pemain akan absen, termasuk Alvaro Morata (akumulasi kartu kuning) dan Christian Pulisic, yang cedera melawan Como.
⚽️ Prediksi Gol
Pertandingan mendatang kemungkinan akan menyenangkan penonton netral dengan sejumlah besar gol. Juventus dan Milan memiliki banyak karakteristik serupa, tetapi ciri utama mereka adalah bahwa kedua tim menunjukkan permainan menyerang yang percaya diri tetapi belum mampu menjaga clean sheet untuk waktu yang lama. Taruhan kedua tim mencetak gol (ya) telah berhasil dalam 8 dari 10 pertandingan terakhir Juventus dan 5 pertandingan terakhir Milan. Pendekatan yang paling dapat diandalkan adalah mempertimbangkan opsi taruhan ini sekali lagi.
🚩 Prediksi Corner
Seperti yang telah kami catat, Juventus dan Milan suka bermain sepak bola dengan penekanan pada serangan, itulah sebabnya kedua tim termasuk yang terbaik dalam hal sudut yang diperoleh. Dalam parameter statistik ini, "Nyonya Tua" menempati peringkat ketujuh di Serie A, mendekati bendera sudut 5.0 kali per pertandingan. Milan, dengan total rata-rata 5.7 sudut, bahkan berada di tiga besar. Hanya Inter (6.2) dan Napoli (6.0) yang memiliki angka lebih tinggi. Kami pikir taruhan pada total sudut lebih dari 9.5 harus berhasil tanpa masalah.
📝 Prediksi Editorial
Menurut bookmaker, Juventus adalah favorit sedikit dalam pertandingan mendatang. Namun, "Nyonya Tua" telah berulang kali menekankan melalui permainan mereka bahwa bertaruh pada hasil mereka tidak bijaksana - bahkan melawan lawan yang kurang serius, mereka sering mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang. Dalam situasi seperti itu, lebih baik tidak mengambil risiko dan memasang taruhan pada kedua tim mencetak gol (ya), yang memiliki peluang tinggi untuk sukses. Pertama, kedua tim mencetak banyak gol. Terakhir kali Juventus meninggalkan lapangan tanpa mencetak gol adalah jauh pada tanggal 27 November (0-0 melawan Aston Villa), sedangkan Milan telah mencetak gol melawan lawan mereka dalam 11 dari 12 pertandingan terakhir mereka. Kedua, kedua tim rentan terhadap kesalahan tak terduga di setengah lapangan mereka sendiri. Apakah itu Federico Gatti mencetak gol bunuh diri yang konyol atau Mike Maignan membiarkan bola bergulir lambat ke gawangnya. Kami tidak akan terkejut jika pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Statistik H2H Pertandingan dan Hasil Tim Sebelumnya

Juventus Gambaran Tim
Hasil pertandingan: Juventus

Milan Gambaran Tim
Hasil pertandingan: Milan
