Argentina vs Switzerland Prediksi 12 Juli 2026
🔊 Tidak akan ada derby Amerika Selatan di perempat final Piala Dunia! Swiss menyingkirkan Kolombia dari turnamen dan melaju untuk menghadapi sang juara bertahan, yang sejauh ini masih belum menunjukkan performa layaknya tim juara. Argentina harus bersusah payah menyingkirkan dua wakil Afrika, namun mereka tetap difavoritkan ketika berjumpa wakil Eropa kelas menengah. Laga di Arrowhead Stadium akan menjadi ujian: apakah Scaloni berhasil mengembalikan performa timnya? Jika tidak, air mata Leo Messi kali ini mungkin bukan karena kebahagiaan.
🔁 Pada hari pertandingan, kami secara rutin memperbarui prediksi ini agar tetap relevan dan bermanfaat untuk strategi taruhan Anda.
Head to Head
📊 Kedua tim nasional belum pernah bertemu dalam lebih dari satu dekade. Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Ángel Di María pada menit ke-118, membawa skor akhir menjadi 1-0.
Statistik pertemuan langsung Argentina - Switzerland

Argentina Gambaran Tim
Juara dunia bertahan melangkah ke perempat final dengan catatan sempurna-lima kemenangan dari lima laga. Namun, statistik ini tidak sepenuhnya mencerminkan perjalanan mereka yang sebenarnya. Babak grup mereka lalui dengan mulus, tetapi setelah itu performa Albiceleste seolah menurun drastis. Mereka nyaris tersingkir di fase gugur, meski berada di jalur undian yang relatif mudah, di mana dua babak awal lebih menyerupai babak knockout Piala Afrika.
Saat menghadapi Tanjung Verde (3-2), Argentina baru memastikan kemenangan di babak tambahan. Sementara melawan Mesir, mereka melakukan comeback dramatis dari ketertinggalan 0-2 dalam 11 menit terakhir, berkat gol dari Romero, Enzo, dan Messi. Sang kapten terus menulis ulang rekor demi rekor, tetap menjadi sosok paling berpengaruh di skuad nasional meski telah berusia 39 tahun. Kini, ia tercatat sebagai penyumbang assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan sembilan umpan gol.
Namun, kehadiran Messi juga membawa tantangan tersendiri; selama ia berada di lapangan, tim kesulitan untuk menerapkan pressing tinggi. Padahal, kemampuan menekan sangat dibutuhkan ketika lawan unggul dan memilih bermain bertahan. Mesir pada akhirnya gugup di penghujung laga dan menyerahkan penguasaan bola kepada Argentina-sebuah keputusan yang harus dibayar mahal. Lautaro Martinez yang masuk dari bangku cadangan berhasil menghidupkan lini serang. Melawan Swiss yang cenderung bermain lebih terbuka, Scaloni mungkin akan kembali memasukkan striker Inter tersebut ke dalam starting XI.
Hasil pertandingan: Argentina

Swiss Gambaran Tim
Kreuzritter memang tidak menyapu bersih semua laga, namun mereka tampil sebagai tim yang lebih solid dan terorganisir dibandingkan Argentina. Grup mereka terbilang mudah, dan hasil imbang di laga pembuka melawan Qatar (1-1) lebih merupakan konsekuensi dari rasa percaya diri yang berlebihan akibat dominasi mereka di atas kertas, ketimbang kelemahan nyata dalam permainan.
Perjalanan Swiss di fase gugur juga dimulai dengan menghadapi wakil Afrika. Berbeda dengan Argentina, mereka sama sekali tak menemui kesulitan saat menaklukkan Aljazair 2-0. Bahkan, Swiss seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika melihat angka expected goals (xG) mereka yang mencapai 2,42. Temuan besar bagi Murat Yakin sepanjang turnamen ini adalah Joane Manzambi, gelandang 20 tahun yang piawai membangun serangan dan kerap menjadi penyelesai. Sayangnya, cedera memaksa Manzambi absen di babak 16 besar kontra Kolombia.
Mungkin inilah yang membuat laga tersebut berjalan monoton. Kolombia berusaha memanaskan tempo, namun Swiss memilih bermain pragmatis dan hanya mencatatkan xG sebesar 0,37-angka terendah mereka di turnamen ini. Seolah sejak awal Swiss sudah siap jika laga harus ditentukan lewat adu penalti, apalagi di babak tambahan mereka kalah telak dalam jumlah tembakan (1-8). Namun pada akhirnya, keberuntungan berpihak kepada Swiss dalam drama adu penalti, meski Manuel Akanji kembali gagal mengeksekusi tendangan-sebuah momen yang sudah menjadi semacam kebiasaan.
Hasil pertandingan: Swiss
Berita terbaru
Argentina
✔ Skuad Argentina berada dalam kondisi stabil tanpa kehilangan satu pun pemain. Cristian Romero, meski sempat mengalami cedera ringan, sudah siap tampil di laga berikutnya.
❗ Hanya ada satu pemain juara dunia yang terancam akumulasi kartu - Gonzalo Montiel, yang bukan pilihan utama di lini belakang.
🔁 Pembaruan per 10 Juli, 12:15 UTC:
- FIFA memutuskan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada para pemain Argentina terkait lagu tentang Kepulauan Falkland usai kemenangan atas Mesir. Menurut laporan Daily Mail, setelah memastikan tempat di perempat final, para pemain menyanyikan lagu yang menyinggung wilayah sengketa dengan Inggris - area yang sempat menjadi medan konflik bersenjata antara Inggris dan Argentina pada 1982. FIFA menegaskan tidak ada hukuman yang dijatuhkan kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) maupun para pemain tim nasional. Menariknya, Inggris berpeluang menjadi lawan Argentina di semifinal jika mereka melaju ke babak berikutnya.
🔁 Pembaruan per 11 Juli, 16:15 UTC:
- Bek Argentina, Cristian Romero, menyatakan kekhawatirannya terhadap jumlah gol yang bersarang ke gawang mereka selama babak knockout. Dalam dua laga terakhir, sang juara dunia sudah kebobolan empat kali - terbanyak di antara semua tim yang masih bersaing memperebutkan trofi. Romero menegaskan bahwa lini pertahanan harus segera diperbaiki sebelum menghadapi Swiss. Sementara itu, para bandar taruhan tampak kurang yakin Swiss mampu mencetak gol, dengan odds 1.85* untuk skenario tersebut.
Swiss
❔ Joan Manzambi tampaknya kembali absen di perempat final, sehingga Murat Yakin kemungkinan besar akan mempercayakan posisi itu lagi kepada Ardon Jashari. Michel Aebischer dan Luca Haques juga absen saat melawan Kolombia dan status keduanya masih diragukan, namun keduanya lebih sering menjadi opsi rotasi.
❗ Jika menerima kartu kuning, tiga pemain Swiss - Denis Zakaria, Miro Muheim, dan sang kapten Granit Xhaka - akan dipaksa absen di laga semifinal potensial.
🔁 Pembaruan per 11 Juli, 07:45 UTC:
- Joan Manzambi dipastikan tidak tampil kontra Argentina. “Kami sudah berupaya memulihkannya, tetapi sejauh ini belum berhasil,” ungkap Murat Yakin kepada Sky Sport DE. Ini jelas menjadi kehilangan terbesar bagi tim tamu.
Perkiraan Susunan Pemain
📋 Prediksi starting XI Argentina: E. Martinez - Tagliafico, Romero, L. Martinez, Molina - De Paul, Paredes, Fernandez, Mac Allister - Messi, Lautaro
📋 Prediksi starting XI Swiss: Kobel - Zakaria, Akanji, Elvedi, Rodriguez - Xhaka, Freuler - Jashari, Vargas, Ndoye - Embolo
🟨 Prediksi Kartu Kuning
Kita sudah cukup lama mengamati satu hal - seberapa sering pun para pemain Argentina melakukan pelanggaran, tampaknya hanya keajaiban yang bisa membuat wasit mengeluarkan kartu kuning untuk mereka. Albiceleste kadang bermain sangat keras, namun tetap lolos dari hukuman. Kami tidak mengatakan ada perlakuan khusus terhadap Messi dan kolega dari para wasit, tapi faktanya memang begitu. Argentina menerima kurang dari 1,5 kartu kuning di 4 dari 5 laga di turnamen ini, bahkan tiga kali keluar lapangan tanpa satu pun kartu. Kami memprediksi tren ini bakal berlanjut di perempat final. Odds untuk pasar ini adalah 1.53*.
🚩 Prediksi Sepak Pojok
Jangan berharap banyak sepak pojok di laga-laga timnas Argentina - itu sudah jelas terlihat sejauh ini. Meski sempat tertinggal dari Mesir sejak menit ke-15, sang juara dunia hanya mencatat enam sepak pojok dalam laga tersebut. Dalam semua pertandingan mereka di turnamen ini, total sepak pojok selalu di bawah 9,5. Statistik ini semakin kuat jika melihat Swiss yang hanya mendapat sembilan sepak pojok dalam tiga laga terakhirnya. Odds untuk pasar ini adalah 1.51*.
⚽ Prediksi Gol
Meski kami sempat mengkritik Argentina, sulit untuk membantah bahwa lini serang mereka sangat tajam. Tak heran jika mereka selalu mencetak 2 gol atau lebih dalam 11 laga Piala Dunia secara berturut-turut. Ini adalah rekor luar biasa, seperti halnya Lionel Messi yang terus bersaing dengan striker top dunia meski usianya tak lagi muda. Albiceleste bisa membongkar pertahanan Swiss lewat kombinasi cerdas atau bola-bola mati dengan bek tengah naik membantu serangan. Apa pun skenarionya, taruhan pada total gol individu Argentina lebih dari 1,5 dengan odds 2.03* sangat layak dipertimbangkan.
🎯 Pilihan Taruhan Aman
Dalam 22 dari 23 laga resmi terakhir, Argentina selalu mencetak minimal satu gol. Bahkan ketika tertinggal 0-2 dan permainannya tidak berjalan baik, mereka tetap mampu menembus pertahanan lawan. Tidak ada alasan meragukan kemampuan Argentina untuk membobol gawang Gregor Kobel. Kiper Swiss memang dua kali clean sheet berturut-turut, tapi dengan segala hormat, membandingkan Aljazair dan Kolombia dengan juara dunia yang memiliki top skor sepanjang sejarah Piala Dunia jelas tidak adil. Pilihan taruhan - Argentina mencetak gol dengan odds 1.15*.
😱 Pilihan Taruhan Berisiko
Kami cukup terkejut melihat odds yang ditawarkan untuk kombinasi Argentina menang & kedua tim mencetak gol (ya). Bukankah terlalu besar di angka 4.30*, padahal taruhan ini tembus di 2 dari 3 laga terakhir Argentina? Lionel Scaloni memang punya masalah di lini belakang: timnya belum tampil solid, namun tetap menang berkat kualitas individu dan mental juara. Skenario seperti ini sangat mungkin terulang saat melawan Swiss.
🚀 Taruhan Statistik Pemain
Lionel Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di enam laga knock-out Piala Dunia secara beruntun. Sampai saat ini belum ada yang bisa menghentikan sang maestro. Seluruh tim Argentina bermain untuk sang kapten, para lawan menyadari itu - tapi tetap tak bisa berbuat banyak. Ya, Leo memang sering gagal mengeksekusi penalti (4 dari 8 gagal di Piala Dunia), tapi itu tak berarti apa-apa jika dia terus mencetak gol dari open play. Pilihan kami - Messi mencetak gol dengan odds 1.90*.
👀 Jika Laga Tidak Sesuai Prediksi
Kelelahan Messi dan para pemain kunci lain bisa menjadi faktor penting. Argentina sudah menjalani dua laga knock-out yang sangat berat dan menguras energi. Jika di babak kedua fisik mereka menurun dan belum unggul di papan skor, situasinya bisa berbalik buruk. Swiss sudah membuktikan mereka bisa bertahan dan bahkan menyingkirkan tim Amerika Selatan lainnya. Dalam live betting, peluang Swiss tidak kalah di waktu normal bisa sangat menarik.
*Odds bersifat indikatif dan dapat berbeda di berbagai sportsbook.
⭐ Prediksi Redaksi
Karakter khas Argentina dan keahlian individu mereka akan beradu dengan disiplin serta organisasi permainan khas Swiss. Begitulah kami memandang laga mendatang ini. Meski Argentina jelas difavoritkan, kerentanan mereka di lini belakang dan dua laga playoff yang melelahkan membuka peluang kejutan bagi Swiss. Argentina diperkirakan akan menguasai bola, namun tetap memberi ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang lewat serangan balik. Karena itu, kami mengantisipasi laga yang produktif dan memilih total gol lebih dari 2. Terlepas dari segala masalah yang dihadapi sang juara dunia bertahan, prediksi kami Argentina tetap meraih kemenangan di waktu normal dengan skor 2-1.
