Milan vs Inter Prediksi 5 Agustus 2026
🔊 Meski hanya bertajuk laga persahabatan, duel antara Milan dan Inter tetap menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di kancah sepak bola Eropa. Kali ini, kedua rival abadi itu tidak bertemu di Italia, melainkan di Australia, sebagai bagian dari persiapan pramusim mereka. Bagi staf pelatih kedua tim, laga ini menjadi ajang untuk menguji para rekrutan baru dan menilai seberapa cepat mereka beradaptasi dengan skema permainan. Hasil akhir memang bukan prioritas utama di sini, namun tidak ada yang ingin mengalah dalam Derby Milan, tak peduli di mana pun pertandingan berlangsung.
Head to Head
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 08 Maret 2026 di ajang Serie A. Saat itu, Milan keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Berikut data statistik perbandingan dari laga tersebut (Milan bertindak sebagai tuan rumah):
- penguasaan bola: 37% vs 63%;
- tendangan sudut: 1 vs 6;
- pelanggaran: 8 vs 12;
- kartu kuning: 2 vs 2;
- tembakan tepat sasaran: 2 vs 2.
📊 Dalam beberapa musim terakhir, kendali dalam rivalitas ini perlahan-lahan beralih ke tangan Milan. Jika sebelumnya Inter lebih sering keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina, kini situasinya telah berubah. Pada musim 2025/26, Rossoneri dua kali menaklukkan rival utamanya di Serie A dengan skor identik 1-0. Bahkan sebelumnya, pada musim semi 2025, Milan menyingkirkan Inter dari Coppa Italia dengan kemenangan telak 3-0. Hasil-hasil ini menegaskan bahwa meskipun kedua tim mengusung gaya bermain yang berbeda, Milan kini tahu cara menaklukkan tetangganya. Dengan status laga persahabatan kali ini, pertandingan diprediksi akan berlangsung lebih terbuka dibandingkan derby resmi dalam beberapa tahun terakhir.
Statistik pertemuan langsung Milan - Inter

Milan Gambaran Tim
Laga persahabatan terakhir yang dimainkan Milan berlangsung pada melawan Celtic dan berakhir imbang 2-2. Berikut statistik pertandingan (Milan vs Celtic):
- penguasaan bola: 55% vs 45%;
- tendangan sudut: 3 vs 3;
- pelanggaran: 14 vs 9;
- kartu kuning: 0 vs 1;
- tembakan tepat sasaran: 4 vs 4.
Musim panas ini menjadi periode yang sangat sibuk bagi Milan. Manajemen bergerak agresif di bursa transfer, dengan Gonçalo Ramos sebagai rekrutan utama setelah Rossoneri mengeluarkan sekitar 74 juta euro untuk sang penyerang. Di waktu yang sama, Alvaro Morata dan Niclas Füllkrug meninggalkan tim, sehingga para pendukung akan menyaksikan lini serang Milan dengan konfigurasi yang benar-benar baru musim ini.
Menjelang laga ini, Rossoneri baru saja bermain imbang secara dramatis melawan Celtic. Francesco Camarda tampil sebagai bintang utama, di mana striker muda tersebut dengan percaya diri mengeksekusi penalti sebelum menggandakan golnya enam menit kemudian berkat assist dari Samuel Chukwueze. Penampilan impresif ini kembali menegaskan bahwa staf pelatih kini memiliki lebih banyak opsi di lini depan.
Gaya bermain Milan di bawah Ruben Amorim tetap konsisten dan mudah dikenali. Mereka mengandalkan kombinasi cepat, memaksimalkan kecepatan di sektor sayap, serta progresi bola melalui umpan-umpan pendek. Rafael Leão dan Christian Pulisic masih menjadi sosok sentral, sementara debut Gonçalo Ramos menjadi salah satu sorotan utama pada malam ini. Di lini tengah, tempo permainan akan dikendalikan oleh Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot, yang dituntut segera membangun chemistry dengan para pemain anyar.
Hasil pertandingan: Milan

Inter Milan Gambaran Tim
Pertandingan persahabatan terakhir yang dijalani Inter berlangsung pada melawan Manchester City dan berakhir imbang 1-1, sebelum Inter unggul 3-1 lewat adu penalti. Statistik pertandingan (Inter vs Manchester City) sebagai berikut:
- penguasaan bola: 35% vs 65%;
- tendangan sudut: 3 vs 9;
- pelanggaran: 11 vs 10;
- kartu kuning: 1 vs 1;
- tembakan tepat sasaran: 4 vs 7.
Inter juga tengah menjalani periode perubahan besar, terutama di lini belakang. Setelah kepergian Yann Sommer, Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, serta transfer Denzel Dumfries, staf pelatih kini harus merombak hampir seluruh barisan pertahanan. Wajah-wajah baru yang bergabung adalah kiper Ivan Provedel dan bek John Stones.
Pramusim sejauh ini berjalan cukup meyakinkan bagi Nerazzurri. Mereka lebih dulu mengalahkan klub Jerman, Karlsruher, dengan skor 2-1, lalu melewati ujian berat saat menghadapi Manchester City. Laga berakhir imbang di waktu normal, namun Inter tampil lebih tenang di adu penalti dan meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Meski demikian, fondasi utama tim tetap terjaga. Lautaro Martinez masih menjadi ujung tombak utama dalam menyelesaikan peluang, sementara lini tengah dikomandoi oleh Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu. Duet ini diharapkan mampu membantu para pemain baru cepat beradaptasi dan menjaga dominasi penguasaan bola yang sudah menjadi ciri khas Inter. Laga-laga pramusim ini pun menjadi ajang penting untuk menguji seberapa cepat lini belakang yang diperbarui bisa menemukan chemistry sebelum musim resmi bergulir.
Hasil pertandingan: Inter Milan
Prediksi untuk babak 1
Pertemuan Head-to-Head:
- jumlah pertemuan - 49;
- jumlah kemenangan di babak pertama oleh tuan rumah (di kandang) - 7; oleh tim tamu (tandang) - 6; jumlah hasil imbang - 10;
- rata-rata total gol babak pertama: 1.04;
- tuan rumah hari ini rata-rata mencetak 0.41, sedangkan tim tamu - 0.63.
Prediksi Total Gol
Statistik head-to-head (rata-rata total gol):
- tuan rumah - 1,08; tim tamu - 1,45;
- rata-rata total gol pertemuan - 2,53;
- kedua tim sama-sama mencetak gol: sepanjang sejarah - 23 kali; di kandang tuan rumah - 9 kali.
- Inter selalu mencetak gol dalam 21 dari 22 laga terakhir mereka (Laga Persahabatan Klub).
Prediksi Hasil Akhir
Rekor pertemuan:
- Pertandingan yang telah dimainkan - 49;
- Kemenangan tuan rumah - 16, kemenangan tim tamu - 23, hasil imbang - 10.
- Inter tidak terkalahkan dalam 19 dari 20 laga terakhir mereka (Friendly Club Matches).
⭐️ Pilihan Editor
Meski laga ini bertitel besar, fokus utama para pelatih tetap tertuju pada persiapan pramusim, bukan hasil akhir di papan skor. Rotasi besar-besaran, kombinasi pemain baru, serta keinginan untuk menguji berbagai opsi biasanya membuat duel seperti ini berjalan lebih terbuka. Milan langsung mendatangkan beberapa amunisi anyar di lini depan, sementara Inter masih meracik barisan pertahanan yang baru dibentuk. Meski begitu, lini serang utama Nerazzurri nyaris tidak berubah dan tetap mampu menciptakan peluang berbahaya secara konsisten. Dalam situasi seperti ini, pilihan paling masuk akal adalah bertaruh pada kedua tim mencetak gol (ya). Pilihan ini terbukti tepat dalam 6 dari 7 laga uji coba terakhir Inter.