Liu Wenwei vs Brown Prediksi 23 Juli 2026


🔊 Liu Wenwei dan Jordan Brown akan saling berhadapan di babak kualifikasi British Open, dengan format pertandingan Best of 7. Laga ini krusial bagi keduanya: ini adalah awal turnamen, peluang untuk melaju ke tahap berikutnya dalam ajang peringkat, serta kesempatan untuk memutus rangkaian hasil buruk atau justru memperkuat tren positif. Duel ini semakin menarik karena perbedaan performa terkini: Liu tengah mengalami masa sulit, sementara Brown menunjukkan lonjakan produktivitas lewat break besar dalam beberapa laga terakhir.
Head to Head
📊 Tahun lalu, pemain asal Tiongkok tersebut meraih kemenangan dalam satu-satunya pertemuan head-to-head melawan lawannya.

Liu Wenwei Gambaran Pemain
Lyu Wenwei memasuki laga ini dengan performa yang kurang memuaskan - hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan terakhirnya. Dalam periode tersebut, ia mencatatkan tujuh break di atas 50 poin, namun belum sekali pun membukukan century break (rekor tertingginya hanya mencapai 88 poin). Jika dibandingkan dengan para rivalnya, daya serang Lyu terlihat cukup terbatas: lawan-lawannya berhasil membuat total 20 break di atas 50 poin saat melawannya, termasuk satu century break (136 poin). Pada pertandingan terakhir, Lyu menelan kekalahan telak 1-5 dari Huang Jiahao di turnamen sebelumnya - hasil ini semakin menegaskan tren kesulitan baik di awal maupun sepanjang pertandingan. Perjalanan Lyu di bagan turnamen saat ini juga belum menunjukkan kemajuan signifikan: setelah tersingkir di turnamen sebelumnya, ia harus segera beradaptasi dan mencari konsistensi pada ajang kali ini.
Hasil pertandingan: Liu Wenwei











Jordan Brown Gambaran Pemain
Jordan Brown menunjukkan performa yang lebih meyakinkan dalam sepuluh pertandingan terakhirnya: empat kemenangan dan empat kekalahan, mencerminkan tren yang stabil tanpa penurunan signifikan. Keunggulan utamanya terletak pada frekuensi break besar - ia membukukan tiga century (dengan break tertinggi 115) selama periode tersebut, serta total dua puluh empat break di atas lima puluh poin, hanya terpaut satu dari lawannya yang membuat dua puluh lima break serupa. Statistik ini menegaskan kecenderungannya untuk bermain agresif, berusaha mengambil inisiatif lewat rangkaian poin panjang bahkan saat menghadapi lawan tangguh. Perlu dicatat juga, di laga terakhirnya Brown hanya tumbang di frame penentuan melawan Anthony McGill dengan skor tipis 4-5 - pengalaman seperti ini menyoroti kemampuannya bertarung hingga akhir, terlepas dari tahap turnamen atau nama besar lawan.


