Brito vs Sabatini Prediksi
🔊 Dalam co-main event turnamen UFC Fight Night yang akan digelar pada 6 April di arena "UFC APEX", oktagon akan mempertemukan petarung asal Brasil, Joanderson Brito, melawan petarung Amerika, Pat Sabatini. Pertarungan ini akan berlangsung dalam kategori berat bulu. Brito secara mengejutkan kalah dengan keputusan terpisah dalam laga melawan William Gomis, sementara lawannya yang akan datang justru meraih kemenangan meyakinkan dengan submission di ronde pertama. Apakah Joanderson bisa bangkit kembali, atau Sabatini akan memperpanjang kemenangan beruntunnya? Mari kita bahas.
Statistik H2H Pertandingan dan Hasil Tim Sebelumnya



Joanderson Brito Gambaran Pemain
Petarung asal Brasil ini merupakan petarung serbaguna yang merasa percaya diri baik dalam striking maupun grappling. Joanderson memulai karier profesionalnya pada tahun 2013 di promosi Big Way Fight. Sepanjang perjalanannya, dia tidak bertahan lama di satu organisasi. Pada tahun 2021, Brito pertama kali muncul di Dana White's Contender Series, di mana ia berhasil mendapatkan kontrak dengan UFC. Pada bulan September tahun lalu, ia mengakhiri serangkaian lima kemenangan berturut-turut. Meski demikian, "Tubarão" tetap dianggap sebagai salah satu petarung paling menjanjikan di divisi featherweight UFC. Ia memiliki catatan 17 kemenangan, 4 kekalahan, dan satu kali seri.
Hasil pertandingan: Joanderson Brito









Pat Sabatini Gambaran Pemain
Atlet Amerika ini adalah seorang grappler berpengalaman dengan sabuk hitam dalam Brazilian Jiu-Jitsu. Dia memulai karier profesionalnya di MMA pada tahun 2014. Sebagian besar kariernya dihabiskan di organisasi Cage Fury FC, di mana ia berhasil merebut sabuk juara dan mempertahankannya dengan sukses. Sabatini memulai debutnya di UFC pada ajang UFC 261, di mana dia dengan percaya diri mengalahkan Tristan Connelly. Awal kariernya di liga baru ini sukses dengan mencatat empat kemenangan berturut-turut. Namun, seiring dengan meningkatnya level lawan, tantangan mulai muncul: dalam empat pertarungan terakhirnya, atlet Amerika ini mengalami dua kekalahan. Meski demikian, sebagai underdog, Sabatini berhasil mengalahkan Jonathan Pearce. Rekor Pat mencatat 19 kemenangan dan lima kekalahan.
Hasil pertandingan: Pat Sabatini










Prediksi Redaksi
Kedua atlet ini cenderung menyelesaikan pertarungan mereka lebih awal, yang terlihat jelas dari statistik: Brito memenangkan 88% pertandingannya dan Sabatini memenangkan 74% tanpa harus melalui kartu skor juri. Penampilan petarung Amerika ini bahkan sudah tidak mencapai gong akhir selama tiga tahun terakhir, karena Pat selalu bertarung dengan tekad "membunuh atau dibunuh". Berdasarkan logika ini, kami merekomendasikan untuk mempertaruhkan pada jumlah ronde yang rendah.
