Alexander Shashutin vs Mansur Dzhamburaev Prediksi 12 Februari 2026
✨ Di Grozny akan digelar turnamen ACA Young Eagles 63, yang akan menampilkan pertarungan untuk sabuk juara di kelas bulu sebagai sorotan utamanya. Di dalam oktagon, petarung berpengalaman asal Rusia, Alexander Shashutin dan Mansur Jamburaev, akan berhadapan untuk memperebutkan gelar terkuat di divisi mereka. Para penggemar akan menyaksikan pertarungan tanpa kompromi, di mana yang dipertaruhkan tidak hanya gelar liga tetapi juga kesempatan untuk melangkah lebih jauh ke dalam roster utama ACA. Baca prediksi pertarungan mereka di bawah ini.
Statistik pertemuan langsung Alexander Shashutin - Mansur Dzhamburaev



Alexander Shashutin Gambaran Pemain
Alexander Shashutin, seorang petarung berusia 29 tahun, mendekati kesempatan untuk meraih gelar dengan catatan profesional 11-10, setelah mengumpulkan banyak pengalaman bertanding di berbagai promosi di Rusia. Shashutin memulai kariernya dengan gemilang, memenangkan lima pertarungan berturut-turut, tetapi beberapa tahun terakhir ia menghadapi perlawanan serius dan serangkaian kekalahan yang mengecewakan. Statistik menunjukkan bahwa Alexander sering kalah melalui keputusan juri atau submission, yang menunjukkan ketahanan dalam posisi berdiri tetapi kerentanan di ground game. Saat ini, Shashutin tidak berada dalam performa terbaiknya setelah kalah dalam dua pertarungan terakhirnya, dan laga di Grozny akan menjadi tantangan krusial baginya.

Mansur Dzhamburaev Gambaran Pemain
Mansur Djamburaev adalah perwakilan dari klub terkenal Akhmat dan akan mendapat dukungan penuh dari para pendukung di Grozny. Sepanjang kariernya, ia telah mengumpulkan pengalaman di organisasi besar seperti WFCA, RCC, dan Eagle FC, menunjukkan pertarungan kompetitif melawan lawan-lawan papan atas. Dalam ACA Young Eagles, Mansur tampil sangat sukses dengan meraih empat kemenangan dalam lima pertarungan, yang memungkinkannya untuk bersaing memperebutkan sabuk juara. Pertarungan terakhir atlet Chechnya ini berlangsung pada September 2025, di mana ia dengan percaya diri mengalahkan Konstantin Podoynitsyn berdasarkan poin.