Dolidze vs Hernandez Prediksi
📢 Di Amerika Serikat akan digelar turnamen UFC on ESPN 72. Dalam acara utama malam itu, dua petarung kelas menengah teratas, Roman Dolidze dan Anthony Hernandez, akan bertemu di dalam oktagon. Keduanya datang ke pertarungan ini dengan serangkaian kemenangan. Siapa yang akan lebih unggul dalam head-to-head mereka dan memperkuat posisi mereka di peringkat divisi? Baca prediksi pertandingan ini dari redaksi Scores24!
Statistik H2H Pertandingan dan Hasil Tim Sebelumnya



Roman Dolidze Gambaran Pemain
Roman Dolidze, petarung Georgia berusia 37 tahun (15-3), menduduki peringkat kesembilan di divisi menengah UFC. Rekor pertarungannya mencakup kemenangan atas lawan-lawan terkenal seperti Kevin Holland, Anthony Smith, dan Jack Hermansson, serta kemenangan dalam pertandingan ulang baru-baru ini melawan Marvin Vettori. Roman bisa dianggap sebagai petarung serba bisa yang tangguh. Dia memiliki insting brilian dalam permainan ground, dan juga berbahaya dalam posisi berdiri berkat timing dan kekuatannya.
Hasil pertandingan: Roman Dolidze











Antoni Hernandez Gambaran Pemain
Petarung Amerika berusia 31 tahun, Anthony Hernandez (14-2), yang menempati peringkat kesepuluh dalam divisi menengah, dikenal sebagai pegulat tangguh dengan daya tahan tinggi yang selalu menekan lawan dan mengancam dengan takedown-nya. Dia telah meraih kemenangan atas Michel Pereira, Roman Kopylov, dan Edmen Shahbazyan. Terakhir kali Hernandez tampil di oktagon pada 23 Februari 2025 di ajang UFC Fight Night 252, di mana dia mengalahkan Brendan Allen. Saat ini, Hernandez sedang menikmati tujuh kemenangan beruntun.
Hasil pertandingan: Antoni Hernandez










⭐ Prediksi Redaksi
Para bandar menjadikan Hernandez sebagai favorit, dan cukup jelas. Namun, ini tampaknya sedikit meremehkan kemampuan Dolidze. Jangan lupa bahwa Roman memiliki dasar gulat yang kuat. Di atas kertas, taktik dan kemampuan Anthony di tanah seharusnya tidak menjadi ancaman bagi petarung Georgia ini. Kami yakin Dolidze mampu menghentikan permainan gulat petarung Amerika tersebut dan memaksakan gaya bertarungnya dalam posisi berdiri, di mana dia tampak lebih unggul.