Dvalisyvili vs Yan Prediksi
🔥 Petar Yan, petarung MMA asal Rusia, akan menghadapi juara bertahan kelas bantam UFC, Merab Dvalishvili dari Georgia, dalam laga rematch. Pertandingan ini akan digelar di UFC 323 di Las Vegas, AS. Kedua petarung ini sebelumnya bertemu pada Maret 2023, di mana Dvalishvili meraih kemenangan dengan keputusan bulat dari juri. Bagaimana hasil rematch mereka kali ini? Simak prediksi di bawah ini.
Fakta Menarik
- Merab Dvalishvili mencatatkan jumlah takedown terbanyak dalam sejarah UFC (117).
- Merab Dvalishvili menjadi juara UFC pertama yang mewakili Georgia.
- Merab Dvalishvili akan menjalani pertarungan keempatnya pada tahun 2025.
- Petar Yan adalah juara UFC kedua dari Rusia (yang pertama adalah Khabib Nurmagomedov).
- Petar Yan memecahkan rekor UFC di kelas bantam saat melawan José Aldo pada 11 Juli 2020: dalam kurang dari lima ronde, Yan mendaratkan 194 pukulan signifikan ke lawannya (rekor terbaik dalam sejarah divisi ini).
- Petar Yan akan menjalani pertarungan keduanya pada tahun 2025.
Statistik H2H Pertandingan dan Hasil Tim Sebelumnya



Merab Dvalisyvili Gambaran Pemain
Petarung Georgia berusia 34 tahun, Merab Dvalishvili, kini berada di peringkat ketiga P4P UFC, adalah perwujudan nyata dari keahlian gulat. Setelah debut yang menantang di promosi Dana White pada Desember 2017, ia mencatatkan rangkaian sepuluh kemenangan luar biasa, mengukuhkan posisinya di kelas bantam. Momen puncaknya terjadi pada September 2024, ketika Merab dengan percaya diri mengalahkan Sean O'Malley untuk merebut sabuk juara dan kemudian berhasil mempertahankannya tiga kali. Di antara korbannya pada tahun 2025 adalah Umar Nurmagomedov, Sean O'Malley (dalam pertarungan ulang melalui submission), dan Cory Sandhagen, yang membuktikan dominasinya yang tak terbantahkan di divisi ini.
Hasil pertandingan: Merab Dvalisyvili











Petr Yan Gambaran Pemain
Petr Yan yang berusia 32 tahun, mantan juara kelas bantam UFC, dikenal dengan gaya bertarung agresif dan kenaikannya yang cepat ke puncak divisi. Dalam waktu hanya dua tahun, ia melangkah dari debutan hingga menjadi pemegang sabuk, namun masa pemerintahannya terhenti oleh kekalahan dramatis dari Aljamain Sterling pada Maret 2021 akibat pukulan ilegal. Kekalahan berikutnya, termasuk dalam pertandingan ulang dengan Sterling, serta melawan Sean O'Malley dan Merab Dvalishvili, menimbulkan pertanyaan tentang prospeknya ke depan. Meski demikian, sejak Maret tahun lalu, "No Mercy" menunjukkan tekad yang tak tergoyahkan dengan meraih tiga kemenangan meyakinkan, termasuk mengalahkan Marcus McGee pada Juli 2025, dan kembali mendapatkan kesempatan untuk merebut gelar.
Hasil pertandingan: Petr Yan









Berita terbaru
Merab Dvalisyvili
Dvalishvili tentang pertarungan yang akan datang:
“Menang dengan KO akan menjadi hasil yang bagus. Tapi kita semua tahu, tidak ada yang bisa mengalahkan Petr dengan KO. Dia mengalami kekalahan melalui keputusan terpisah dan satu kekalahan dengan keputusan bulat dari saya. Bagaimanapun, Yan hanya kalah melalui keputusan, jadi dia memang hebat. Saya hanya fokus pada pertarungan yang akan datang: datang dalam kondisi sehat dan menang. Itu saja yang saya inginkan. Tapi mengakhiri pertarungan dengan KO, itu akan sangat menyenangkan.”
Petr Yan
Yan tentang pertarungan yang akan datang:
“Orang yang memegang sabuk selalu menjadi sasaran. Saat ini sabuk itu ada pada Merab, jadi sasarannya juga ada padanya. Saya yakin seratus persen bahwa pertarungan kami akan sangat menarik. Saya ingin benar-benar menunjukkan kemampuan saya dalam pertarungan ini, bekerja keras. Baik dalam gulat, teknik striking, maupun aspek taktis akan hadir - kami akan bertahan dan memaksakan keunggulan kami. Merab terus berkembang, menambah kemampuan dalam striking, tapi saya tidak berpikir rencananya adalah bertarung dengan saya dalam posisi berdiri. Jika melihat kemampuan tinju saya, dia tahu itu bisa berbahaya baginya. Saya ingin mengalahkannya lebih awal - dengan KO. Ketika Anda mengalahkan juara lebih awal, itu tidak meninggalkan ruang untuk perdebatan dan spekulasi. Saya ingin merebut sabuk dan membalas kekalahan.”
⭐ Prediksi Redaksi
Taruhan pada total ronde lebih dari 4.5 dalam pertarungan antara Petr Yan dan Merab Dvalishvili tampaknya sangat masuk akal. Petarung asal Rusia ini (jika memasuki pertarungan dalam kondisi sehat) menjadi lawan yang sangat sulit bagi juara asal Georgia. Kemampuan kardio yang luar biasa, pertahanan grappling yang terasah, dan keterampilan striking berkecepatan tinggi akan memungkinkannya untuk mengikuti tempo Dvalishvili sepanjang pertandingan. Statistik gabungan, di mana enam dari tujuh pertarungan terakhir Merab dan semua tujuh pertarungan terakhir Yan berlangsung penuh, secara meyakinkan menunjukkan potensi durasi panjang dalam laga ini.