Liam Cameron vs Bradley Rea Prediksi
🔥 Di arena "Co-op Live" di Manchester, akan berlangsung derby Inggris yang mendebarkan untuk gelar WBA Intercontinental kelas menengah. Petinju berpengalaman Liam Cameron akan menghadapi Bradley Rea yang ambisius dalam pertarungan 10 ronde. Kedua petinju bertarung terakhir kali pada hari yang sama di bulan November 2025, namun dengan hasil yang berbeda, menambah intrik pada head-to-head mereka. Pemenang dari pertarungan ini akan mendapatkan dorongan signifikan untuk naik dalam peringkat dunia dan mengklaim gelar yang lebih bergengsi.

Liam Cameron Gambaran Tim
Liam Cameron, petinju veteran Inggris berusia 35 tahun dengan catatan impresif 24 kemenangan dan 7 kekalahan. Dijuluki "Cannonball" karena gaya bertarungnya yang langsung dan agresif. Dalam pertarungan terakhirnya pada November 2025, Liam menunjukkan bahwa dia masih dalam kondisi prima dengan mengalahkan Troy Jones melalui keputusan bulat juri. Cameron memiliki stamina yang baik dan kemampuan untuk mengatur tenaga sepanjang durasi pertarungan. Pengalamannya di level tinggi akan menjadi faktor kunci dalam pertarungan perebutan gelar mendatang.
Hasil pertandingan: Liam Cameron









Bradley Rea Gambaran Tim
Bradley Re, yang dikenal dengan julukan "The Sting", dianggap sebagai salah satu petinju kelas menengah paling teknis di Inggris dalam generasinya. Hingga tahun 2026, ia telah mencatatkan rekor 21 kemenangan dengan dua kekalahan, di mana setengah dari lawannya ia kalahkan dengan KO. Dalam pertarungan terakhirnya melawan Lindon Arthur yang tangguh, Bradley hanya kalah melalui keputusan mayoritas juri, menunjukkan pertarungan yang kompetitif melawan lawan papan atas. Re dikenal dengan kecepatan tangan yang tinggi dan kemampuannya dalam serangan balik, menyengat lawan dengan pukulan yang akurat. Bagi dia, pertarungan ini adalah kesempatan untuk bangkit kembali dan membuktikan bahwa dia siap untuk merebut gelar internasional.
Hasil pertandingan: Bradley Rea






⭐ Prediksi Redaksi
Kedua petinju memiliki dagu yang kuat dan latar belakang pelatihan yang solid, membuat kemungkinan knockout awal sangat kecil. Liam Cameron belakangan ini lebih memilih gaya bertarung pragmatis dan sering membawa pertarungannya hingga ke kartu penilaian juri. Bradley Rea juga menunjukkan dalam pertarungannya melawan Lyndon Arthur bahwa ia mampu mempertahankan tempo tinggi selama 10 ronde penuh. Mengingat status pertarungan perebutan gelar dan kehati-hatian kedua petinju, kemungkinan besar pertandingan ini akan berlangsung hingga ronde-ronde akhir.