Belgium (W) vs Germany (W) Prediksi 10 September 2026
🏀 Pada perempat final kedua FIBA Women's World Cup, tim nasional Belgia akan menghadapi Jerman. Para juara bertahan Eropa datang ke duel penuh tensi melawan tuan rumah turnamen sebagai unggulan utama, dengan keunggulan kualitas skuad secara keseluruhan dan satu hari istirahat ekstra di tangan mereka. Misi "Die Mannschaft" untuk memberikan kejutan menyenangkan bagi para pendukungnya bakal sangat berat - belgia tampil begitu dominan sejauh ini di Berlin.
Head to Head
📊Kedua tim terakhir kali saling berhadapan pada Juni 2026 dalam laga persahabatan, di mana tim nasional Belgia meraih kemenangan dengan skor 85-60.
Statistik pertemuan langsung Belgium (W) - Germany (W)

Belgia (W) Gambaran Tim
Belgia melaju ke perempat final dengan performa impresif, finis di puncak grup mereka dan menyingkirkan Australia yang tangguh (80:68). Skuad ini menunjukkan permainan tim terbaik sepanjang turnamen: rata-rata mencatatkan 24,7 assist per laga dan akurasi tembakan dari lapangan mencapai 49,2%. Bintang utama, Meesseman, tampil luar biasa sepanjang turnamen dengan rata-rata 18,3 poin, 8,0 rebound, dan 5,3 assist per pertandingan - membentuk duet dominan di frontcourt bersama Linskens (11,7 poin, 8,0 rebound). Di lini belakang, Allemand menjadi pengatur serangan utama dan mencatat rekor assist terbanyak dalam sejarah FIBA Women's World Cup. Belgia juga jauh lebih efektif dalam tembakan tiga angka (38,1% dibanding hanya 25,2% milik Jerman), yang memungkinkan mereka membongkar pertahanan Jerman yang rapat. Keunggulan ini bisa menjadi faktor penentu hasil laga.
Hasil pertandingan: Belgia (W)

Jerman Gambaran Tim
Jerman memulai Piala Dunia di kandang sendiri dengan berat, mengalami kekalahan telak dari Spanyol. Namun, mereka langsung bangkit dan mencatat tiga kemenangan beruntun atas Jepang, Mali, dan Korea Selatan. Dalam setiap laga tersebut, keunggulan Jerman setidaknya mencapai 24 poin. Kekuatan utama tim ini terletak pada dominasi mereka di bawah ring. Di setiap pertandingan, Jerman unggul jauh dalam hal rebound, terutama berkat kemampuan luar biasa dari Büner dan Fibich. Masih menjadi tanda tanya seberapa tangguh “Die Mannschaft” andai salah satu saudari Sabally, Satou, tidak mengalami cedera tepat sebelum turnamen. Tanpanya, kreativitas dan efektivitas Jerman dalam membangun serangan jelas menurun, sehingga menghadapi perlawanan Belgia bakal menjadi tantangan berat.
Hasil pertandingan: Jerman
⭐ Prediksi Redaksi
Jerman, didukung atmosfer kandang dan kekuatan fisik, diperkirakan akan memaksakan permainan bertahan yang ketat di paruh pertama. Namun, perbedaan besar dalam pergerakan bola dan efektivitas tembakan tiga angka diprediksi menjadi faktor penentu di babak kedua. Kualitas lini belakang Belgia serta duet Meesseman-Linskens diyakini mampu mengimbangi keunggulan atletik tuan rumah. Belgia, dengan permainan kombinatif dan skuad yang lebih seimbang, berpeluang memperpanjang rekor kemenangan head-to-head mereka (saat ini juara Eropa sudah meraih empat kemenangan beruntun). Selain itu, Belgia juga unggul dalam hal kekompakan tim dan pengalaman di laga-laga krusial sistem gugur. Jerman memang memiliki keunggulan fisik di frontcourt dan sedikit lebih dominan dalam rebound, namun sang juara Eropa punya Meesseman yang piawai menarik pemain tinggi lawan keluar ke perimeter. Pilihan kami jatuh pada kemenangan Belgia dengan handicap (-4.5).