BerandaArtikelPrediksi MingguanPratinjau Pekan Keempat Liga Champions: Pertandingan 4 November

Pratinjau Pekan Keempat Liga Champions: Pertandingan 4 November

03 Nov, 14:36
Haaland melawan Demichelis

Dirk Kuyt menghadapi Liverpool, Martín Demichelis melawan Manchester City — pada 4 November, mantan pemain klub-klub raksasa Inggris akan berusaha merebut poin dari tim lama mereka.

Namun, pekan keempat Liga Champions menawarkan lebih dari sekadar reuni para pelatih: Liverpool datang ke Istanbul dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan, sementara City harus menghentikan lawan yang telah memenangkan sepuluh laga kandang berturut-turut. Wajah-wajah yang sudah dikenal di bangku lawan tampaknya tidak akan membuat laga tandang ini lebih ramah. Kami mengulas lebih dalam pertandingan-pertandingan tersebut dan laga Selasa lainnya dalam pratinjau rutin Liga Champions kami.

AEK Athena – Real Madrid

Bagi Luka Jović, kedatangan Real Madrid merupakan kesempatan untuk mengingatkan mantan klubnya akan kualitas yang ia miliki, setelah Madrid mengawali Liga Champions musim ini dengan tiga kemenangan. Seusai kalah 1-5 dari Manchester City, AEK terlihat seperti lawan yang cocok untuk memperpanjang rangkaian kemenangan tersebut. Namun, catatan kandang tim Yunani itu mengingatkan agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan: sepuluh kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam 12 laga kandang Eropa terakhir. Pertanyaan utamanya adalah seberapa berbeda penampilan tim Athena itu ketika menghadapi raksasa lain di kandang sendiri.

Tautan pertandingan:

AEK Athena – Real Madrid

Fenerbahçe – Liverpool

Dirk Kuyt mengambil alih Fenerbahçe untuk sementara setelah kepergian İsmail Kartal dan kini bersiap menghentikan klub tempat ia menghabiskan enam tahun karier bermainnya. Liverpool datang dengan tiga kemenangan dari tiga pekan pertandingan, tetapi kedua kunjungan mereka ke Turki musim lalu, untuk menghadapi Galatasaray, berakhir dengan kekalahan.

Bagi tim Istanbul yang belum pernah menang di Liga Champions musim ini, rival sekota terbesar mereka telah memberikan contoh yang membesarkan hati. Bagi Kuyt, ini merupakan kesempatan untuk langsung memberi bobot lebih besar pada penunjukannya sebagai pelatih sementara dengan merebut poin dari mantan timnya.

Tautan pertandingan:

Fenerbahçe – Liverpool

Borussia Dortmund – Real Betis

Betis memenangkan tiga pertandingan Liga Champions berturut-turut untuk pertama kalinya dalam sejarah klub dan tiba di Dortmund dengan posisi klasemen di atas tuan rumah. Namun, justru di sinilah tim-tim Spanyol belakangan kerap mengalami kesulitan: empat laga kandang Eropa terakhir Borussia melawan wakil La Liga semuanya berakhir dengan kemenangan tim Jerman.

Tim Manuel Pellegrini akan berusaha tetap berada di antara klub dengan catatan sempurna, sedangkan kemenangan akan membuat Dortmund menyamai perolehan poin tamunya. Awal yang kuat dari klub Sevilla itu menjadikan pertemuan ini sebagai persaingan langsung untuk posisi-posisi teratas.

Tautan pertandingan:

Borussia Dortmund – Real Betis

Porto – Napoli

Empat kekalahan Eropa berturut-turut sudah menyamai rangkaian hasil terburuk Porto; kekalahan kelima akan menjadikan rentetan saat ini sebagai yang terburuk sepanjang sejarah klub. Napoli memiliki masalah berkepanjangan sendiri: tujuh laga tandang Liga Champions tanpa kemenangan, dengan enam di antaranya berakhir kalah.

Ini bukan sekadar pertemuan dua klub ternama, melainkan duel dua tim yang perlu memutus pola yang tidak menyenangkan: tuan rumah harus berhenti kalah, sementara tim tamu perlu belajar menang di luar Napoli.

Tautan pertandingan:

Porto – Napoli

Slavia Praha – Arsenal

Jadwal seakan menawarkan Slavia kesempatan untuk mengulang tahun lalu: kembali pada pekan keempat, kembali bermain di kandang melawan Arsenal, bahkan pada tanggal yang sama — 4 November. Saat itu tim London menang 3-0; sekarang tim Praha menyambut mereka setelah 18 pertandingan Eropa tanpa kemenangan, sebuah rekor buruk klub.

Hasil imbang melawan Fenerbahçe, yang diraih setelah kebobolan dua kali ketika pertandingan baru mencapai menit ke-11, menunjukkan karakter tuan rumah. Namun, menghadapi lawan yang belum pernah dibobol Slavia di kandang, awal buruk lainnya akan sangat berbahaya.

Tautan pertandingan:

Slavia Praha – Arsenal

Viking – Sabah

Setelah bermain imbang 3-3 di kandang melawan Bayern, Viking menghadapi tugas yang sangat berbeda: bukan mengejutkan tim favorit, melainkan meraih kemenangan pertama di babak utama Liga Champions. Sabah sudah mencapai tonggak itu dengan mengalahkan Slavia 2-0.

Pertemuan dua debutan ini memberi masing-masing tim kesempatan menambah poin melawan lawan yang belum memiliki nama besar di Eropa. Kesempatan tersebut semakin penting karena jadwal akan kembali lebih sulit setelahnya: pekan berikutnya membawa tim Norwegia bertandang ke Atlético dan mempertemukan klub Azerbaijan dengan Barcelona.

Tautan pertandingan:

Viking – Sabah

Lens – Como

Setelah menghajar Manchester United 4-1, Como membawa Nico Paz ke Prancis, pemain yang terlibat dalam lima dari sepuluh gol mereka di Liga Champions. Lens memiliki ancaman sendiri melalui Florian Thauvin, yang memimpin kompetisi dalam jumlah peluang yang diciptakan setelah tiga pekan, dengan 15 peluang.

Namun, tim Prancis tersebut gagal mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir. Hal itu membuat duel para kreator serangan ini sangat menarik untuk dicermati: penampilan Paz sudah menghasilkan poin bagi Como, sementara Lens membutuhkan rekan-rekan Thauvin untuk akhirnya mengubah kreativitasnya menjadi gol.

Tautan pertandingan:

Lens – Como

PSV – Club Brugge

Club Brugge mencetak tujuh gol dalam dua pekan pertandingan terakhir dengan mengalahkan Inter dan Lens, dan kini akan berusaha menjaga momentum itu melawan PSV. Sebaliknya, tuan rumah baru saja mengingatkan pentingnya pertahanan yang kokoh: kemenangan 1-0 atas Porto mengakhiri 18 laga Liga Champions berturut-turut tanpa clean sheet.

Menjaga kedisiplinan tersebut melawan tim Belgia yang produktif sangat penting, sebab lini serang PSV sendiri jarang mengecewakan di kandang — mereka mencetak gol dalam 18 pertandingan beruntun di kompetisi ini. Kemenangan akan membuat tim Belanda itu melewati tamunya dalam klasemen.

Tautan pertandingan:

PSV – Club Brugge

RB Leipzig – Manchester City

Martín Demichelis akan menghadapi Manchester City sebagai lawan untuk pertama kalinya: mantan bek klub Inggris itu sekarang melatih Leipzig. Tugasnya sangat spesifik — menghentikan Erling Haaland, yang telah mencetak 12 gol ke gawang tim ini dalam delapan pertandingan bersama Borussia Dortmund dan City.

Angka-angka tersebut semakin mengkhawatirkan setelah dua kekalahan 1-4 klub Jerman itu, melawan Como dan Real Madrid. Kisah pribadi sang pelatih berkaitan erat dengan tantangan di lapangan: untuk merusak malam mantan klubnya, Demichelis terlebih dahulu harus membenahi pertahanan timnya sendiri.

Tautan pertandingan:

RB Leipzig – Manchester City

Kesimpulan

Setelah pertandingan pada 4 November, setiap tim hanya memiliki empat laga tersisa untuk menentukan posisi mereka dalam klasemen akhir fase liga. Karena itu, keberhasilan Fenerbahçe atau Leipzig akan lebih penting sebagai kesempatan untuk mengubah arah perjalanan mereka di Eropa daripada sekadar kisah manis pelatih yang mengalahkan mantan klubnya.

Pada tahap ini, menarik untuk melihat siapa yang mampu membuktikan statusnya lewat hasil dan siapa yang bisa membuat kita meninjau kembali ekspektasi yang biasa dipegang.