RumahArtikelBlogPeringkat Kekuatan Ballon d'Or 2026

Peringkat Kekuatan Ballon d'Or 2026

17 Mar, 13:32

Perlombaan Ballon d'Or 2026 tampaknya menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan bintang-bintang terbesar Eropa yang sudah menunjukkan kemampuan mereka di bulan-bulan awal musim ini, peringkat kekuatan awal memberi kita gambaran siapa yang bisa mengangkat trofi individu paling bergengsi dalam sepak bola.

Dari legenda yang sudah terbukti seperti Kylian Mbappé dan Mohamed Salah hingga bintang yang sedang naik daun seperti Bradley Barcola dan Serhou Guirassy, campuran nama-nama ini menunjukkan betapa terbukanya perlombaan tahun ini. Penyerang Paris Saint-Germain dan tim nasional Prancis, Ousmane Dembélé, memenangkan Ballon d'Or 2025, jadi siapa yang akan membawa trofi tersebut tahun depan?
Peringkat Kekuatan Ballon d'Or 2026

1. Kylian Mbappé (Real Madrid)

Musim kedua Mbappé di Real Madrid, dan dia terus memenuhi ekspektasi. Superstar Prancis ini telah mencetak lima gol, memberikan satu assist di La Liga, dan juga mencetak dua gol di Liga Champions. Di luar angka-angka tersebut, kecepatan dan gayanya telah mengubah serangan Madrid, membantu mereka berada di puncak liga. Jika dia terus dalam performa ini, dia akhirnya bisa mengamankan Ballon d'Or yang telah diharapkan darinya selama bertahun-tahun.

2. Lamine Yamal (Barcelona)

Lamine Yamal telah muncul sebagai salah satu sensasi terbaru dan terbaik Barcelona. Dengan dua gol dan dua assist di La Liga sejauh musim ini, dia menggabungkan gaya, kreativitas, dan keberanian melawan bek-bek berpengalaman. Kemampuannya untuk membuat keputusan yang menentukan kontribusinya pada usia yang sangat muda menyoroti potensi besarnya. Jika dia mempertahankan performa ini, Yamal bisa segera menjadi pesaing serius untuk Ballon d’Or.

3. Erling Haaland (Manchester City)

Haaland tetap menjadi mesin gol, memulai kampanye Liga Premier dengan enam gol hanya dalam lima pertandingan. Tambahkan satu gol Liga Champions ke dalam hitungan tersebut, dan pemain Norwegia ini sekali lagi membuktikan mengapa dia adalah salah satu penyerang paling mematikan dalam sepak bola dunia. Kemampuan penyelesaian akhirnya yang tak kenal lelah membuatnya menjadi ancaman konstan, dan dengan dominasi City di kompetisi domestik dan Eropa, dia kokoh dalam persaingan.

4. Harry Kane (Bayern Munich)

Kane telah beradaptasi dengan mulus di Bayern Munich. Penyerang Inggris ini telah mencetak delapan gol dan tiga assist di Bundesliga, serta mencetak dua gol di Liga Champions. Permainannya yang menyeluruh—menggabungkan penyelesaian akhir yang mematikan dengan kerja sama yang cerdas—telah menjadikannya pusat serangan Bayern. Jika Bayern mendominasi secara domestik dan melaju di Eropa, peluang Kane untuk Ballon d’Or akan semakin kuat.

5. Mohamed Salah (Liverpool)

Pada usia 33 tahun, Salah tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Talisman Liverpool ini telah menyumbangkan dua gol dan dua assist di Premier League dan menambahkan satu gol serta satu assist di Eropa. Konsistensinya dari musim ke musim membuatnya tetap di antara yang elit, dan jika Liverpool melancarkan tantangan serius untuk meraih trofi, pengaruh Salah akan menjadikannya pesaing kuat.

6. Raphinha (Barcelona)

Raphinha memulai musim dengan cerah untuk Barcelona, mencetak tiga gol dan menambahkan dua assist di La Liga. Kreativitas dan ketajamannya memberikan keunggulan bagi Barça dalam serangan, dan kemampuannya untuk tampil di momen-momen krusial mulai memberinya pengakuan di luar Camp Nou. Jika Barcelona melaju lebih jauh di Eropa, posisi Raphinha bisa meningkat signifikan dalam persaingan Ballon d'Or.

7. Ferran Torres (Barcelona)

Penyerang Barcelona lainnya yang menjadi sorotan adalah Ferran Torres. Dengan empat gol dan satu assist di La Liga, dia menunjukkan sisi permainannya yang lebih tajam dan percaya diri musim ini. Sering dianggap sebagai pemain rotasi, Torres kini mendorong untuk peran reguler sebagai starter, dan performanya bisa menjadikannya salah satu kuda hitam dalam peringkat tahun ini.

8. Luis Díaz (Bayern Munich)

Pendatang baru di Munich, Luis Díaz mulai membuat kesan dengan tiga gol dan dua assist di Bundesliga. Dikenal karena ledakan dan gayanya di sayap, Díaz membawa dimensi berbeda ke serangan Bayern. Meskipun dia mungkin belum menjadi favorit, konsistensi yang berkelanjutan dapat membuatnya cepat naik peringkat.

9. Bradley Barcola (Paris Saint-Germain)

Di PSG, Bradley Barcola muncul sebagai salah satu pemain muda paling menarik di Ligue 1. Dengan tiga gol liga dan satu assist di Liga Champions, pemain berusia 23 tahun ini menunjukkan kematangan di luar usianya. Bermain bersama nama-nama besar, dia membentuk identitasnya sendiri dan bisa menjadi bintang yang bersinar dalam perlombaan Ballon d'Or tahun ini.

10. Marcus Thuram (Inter Milan)

Thuram telah menjadi kekuatan bagi Inter Milan, menggabungkan kekuatan dan kehalusan dalam serangan. Dia sudah mencetak tiga gol dan satu assist di Serie A sambil menambahkan dua gol di Liga Champions. Penampilannya membantu Inter tetap kompetitif di semua lini, dan kombinasi kekuatan serta kecerdasannya membuatnya menjadi salah satu yang patut diperhatikan dalam peringkat tahun ini.